Kecelakaan di Kampung Simpang KM 16 Bintan! Begini Pengakuan Sopir Lori Sembari Gemetaran!

Sembari gemetaran, sopir lori pasir mengungkapkan detik-detik sebelum tabrakan di Kampung Simpangan KM. 16 Bintan. Ini pengakuannya!

Kecelakaan di Kampung Simpang KM 16 Bintan! Begini Pengakuan Sopir Lori Sembari Gemetaran!
tribunbatam/aminnudin
Polantas Polres Bintan menuntun sepeda motor korban tabrakan di Kampung Simpangan KM 16 Bintan, Selasa (13/3/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Truk lori Mitssubishi Fuso kuning bermuatan pasir yang terlibat kecelakaan keras di Jalan Tanjungpinang-Tanjunguban Km 16 Toapaya Bintan, Selasa (13/3/2018) langsung dibawa ke Pos Lantas Gesek oleh anggota Salantas Polres Bintan beserta sopirnya.

Fuso berpelat nomor BP 8413BT. Di kaca mobil sopir tertulis Badui modern. Saat kejadian, pasca menabrak pengendara sepeda motor Honda Supra X hijau berpelat nomor BP 2426 BM, sopir lori yang disapa Dadi itu cepat cepat keluar dari mobilnya mengecek kondisi si pengendara.

Baca: Kecelakaan di Kampung Simpang KM 16 Bintan, Jeritan Istri Korban Kagetkan Warga!

Baca: Pelaku Pembunuhan Diperiksa Kejiwaannya di RSAL Pinang, Terungkap Fakta Mengejutkan Ini

Baca: Heboh Kontainer Miras di Pelabuhan Kijang! Polisi Periksa Bos Klub Malam Tanjungpinang!

Baca: Terungkap! Inilah Arti Angka di Lambung Kapal TNI AL dan Sejarah di Baliknya!

Begitu melihat korbannya terbaring di lintang jalan, Dadi cepat cepat ke jalan raya dan ikut menggontong korban. Ia tak mampu berkata kata. Wajahnya tampak pucat pasi.

Apalagi ketika melihat istri korban menjerit jerit di tengah jalan dalam posisi memeluk suaminya, Dadi turut lunglai.

Di lokasi pasca kejadian, sempat terdengar beberapa teriakan orang di lokasi. "Bakar saja truk itu, bawa mobil kok begitu," Kepada petugas DLLAJ Dishub dan warga, Dadi mengatakan, kejadian bodi mobilnya menabrak Honda Supra di luar kendali dia.

Informasi yang terhimpun, lori yang sedang bermuatan penuh pasir darat itu melaju dari arah Kawal hendak menuju Tanjungpinang.

lakalantas kampung simpangan2

Sedangkan sepeda motor yang ditunggangi korban terlihat hendak menyebrang dari lajur sebelah kanan dari arah Tanjungpinang.

Lori yang melaju dengan kecepatan cukup kencang itu sempat mengerem kendaraannya saat mendekati motor korban. Sebelum kejadian terjadi, Dadi masih sempat melihat posisi korban yang tampak sedang melihat kondisi jalan.

"Sempat nampak dia (korban), balik kanan kiri balik kanan kiri macam ragu, tapi saya sudah mulai mengerem di sana,"ujarnya seraya menunjuk posisi dia yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

Posisi Dadi saat menginjak rem  menurut penuturannya sudah mepet. Jarak keduanya begitu berdekatan. "Jadi saya sudah mulai mengerem di sana. Tapi karena dah dekat, tak bisa tolong lagi (menghindar),"katanya dalam nada gemetar.

lakalantas kampung simpangan1

(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help