Mayat Perempuan Tanpa Kepala Ditemukan Mengapung di Tepi Pantai Kep Selayar

Kapala Polres Selayar, AKBP Syamsu Ridwan yang dikonfirmasi mengatakan, mayat tanpa kepala itu belum diketahui identitasnya

Mayat Perempuan Tanpa Kepala Ditemukan Mengapung di Tepi Pantai Kep Selayar
303magazine
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id, SELAYAR - Warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat wanita tanpa kepala yang mengapung di tepi Pantai Dusun Barat, Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu, Selasa (13/3/2018) pagi.

Sosok mayat itu pertama kali ditemukan nelayan Haerul (31), warga Dusun Barat, Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu, mengapung sekitar 100 meter dari bibir pantai.

Penemuan mayat tanpa kepala itu kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian.

Baca: Pelaku Pembunuhan Diperiksa Kejiwaannya di RSAL Pinang, Terungkap Fakta Mengejutkan Ini

Baca: Jadwal Lengkap Babak Grup Piala Dunia 2018 Rusia. Perancis vs Australia Dimulai Pukul 17.00 WIB

Baca: Waspadalah! 5 Penyakit Ini Menular Lewat Ciuman! Ini Bahaya dan Gejalanya!

Kapala Polres Selayar, AKBP Syamsu Ridwan yang dikonfirmasi mengatakan, mayat tanpa kepala itu belum diketahui identitasnya.

Mayat tersebut memiliki ciri-ciri jenis kelamin perempuan, menggunakan baju kain motif pink kembang-kembang, celana kain hitam motif bulat-bulat putih dan terikat tali nilon warna putih di lengan kiri dengan panjang tali 30 cm.

"Mayat ketika ditemukan oleh saksi sekitar pukul 07.00 Wita sementara terapung. Sementara kepala mayat wanita tersebut belum ditemukan, meski telah dilakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan," katanya.

Syamsu menambahkan, saat ini mayat wanita tanpa kepala tersebut telah dievakuasi ke RSUD KH Hayyung Benteng.

"Saat ini mayat korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi. Kita juga sementara menyelidiki kasus ini dan mudah-mudahan mendapat petunjuk agar bisa mengungkapnya," tambahnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mayat Wanita Tanpa Kepala Ditemukan Mengapung di Pantai Pulau Selayar"

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help