Operasi Senyap KPK di PN Tangerang, Tujuh Orang Terlibat Jual Beli Perkara

Tujuh orang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi di Tangerang, Banten, Senin (12/3/2018) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Operasi Senyap KPK di PN Tangerang, Tujuh Orang Terlibat Jual Beli Perkara
TWITTER/KPK
Logo KPK di Gedung KPK 

"Iya betul ini rumahnya TT yang kerja di Pengadilan Negeri Tangerang," ungkap warga kepada TribunJakarta.com di kompleks Setneg, Panunggangan Utara, Pinang, Tangerang Kota, Banten, Selasa (13/3/2018).

Ia menambahkan sejak penangkapan kemarin, tidak ada aktivitas di kediaman TT.

"Seperti sehari-hari saja, tidak ada aktivitas yang berbeda. Namun, saya memang belum lihat TT seharian ini," ucap dia.

Terpantau ada satu unit mobil dan tiga unit sepeda motor terparkir di garasi rumah TT.

Kabar tertangkapnya, Tuti Astika, panitera pengganti Pengadilan Negeri Tangerang, belum diketahui putri bungsunya berinisial L.

Menurut tetangga, L terus merengek mempertanyakan keberadaan ibunya yang sampai Selasa (13/4/2018), belum juga pulang ke rumah di kompleks Setneg, Panunggangan Utara, Pinang, Kota Tangerang, Banten.

L tercatat masih duduk di bangku sekolah dasar dan belum tahu kabar ibunya ditangkap petugas KPK.

"Dia tahu ibunya sedang dinas ke luar kota. Sepertinya belum dikasih tahu keluarganya," ujar tetangga TT yang meminta namanya dirahasiakan saat ditemui TribunJakarta.com.

Hanya beberapa tetangga sekitar yang mengetahui kabar penangkapan Tuti.

"Diduga transaksi terkait dengan perkara perdata yang sedang berjalan di PN Tanggerang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan kemarin.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Putri Bungsu Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Tangerang Belum Tahu Sang Ibu Diamankan KPK, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/03/13/putri-bungsu-panitera-pengganti-pengadilan-negeri-tangerang-belum-tahu-sang-ibu-diamankan-kpk.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help