Sebelum Bunuh Ayahnya, A Kun Mengaku Dapat Bisikan dari Alam Gaib! Begini Reaksi Polisi!

Pelaku memang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Penetapan berdasarkan hasil olah TKP dimana kita temukan alat bukti

Sebelum Bunuh Ayahnya, A Kun Mengaku Dapat Bisikan dari Alam Gaib! Begini Reaksi Polisi!
tribun batam
A Kun pelaku pembunuhan terhadap ayahnya sendiri, BJK, di Kijang Kota, Bintan, Senin (12/3/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Polsek Bintan Timur masih harus bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan anak terhadap ayah sendiri di Kijang pada Senin, dua hari lalu.

Sampai saat ini, peristiwa tragis tersebut masih ramai jadi buah bibir masyarakat terutama di Kijang. Polsek Bintim menegaskan akan bekerja keras mengurai kasus dalam keluarga ini.

Baca: Pelaku Pembunuhan Diperiksa Kejiwaannya di RSAL Pinang, Terungkap Fakta Mengejutkan Ini

Baca: Heboh! Arisan Sosialita Rp 1 Miliar Istri Pengusaha di Jakarta, Naik Jet Pribadi Lobi Jodohkan Anak!

Baca: VIDEO: Petugas Bandara Ini Tertangkap Kamera CCTV Ambil Uang Penumpang! Begini Modusnya!

Baca: Mbah Satiyah Usia 120 Tahun Rajin Salat Tahajud dan Mengaji! Kisah Hidupnya Mengharukan!

Dugaan dugaan awal yang sempat muncul bahwa pelaku pembunuhan atas nama Heriwan (27) alias A Kun melakukan pembunuhan karena ganguan jiwa sejauh ini masih dipegang polisi.

Namun hal tersebut belum dikunci mati. Polisi masih membuka dan mencari kemungkinan kemungkinan lain mengapa A Kun melakukan penghilangan nyawa.

"Pelaku memang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Penetapan berdasarkan hasil olah TKP dimana kita temukan alat bukti yang cukup dan keterangan dari saksi," ujar Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Anjar Rahmat Putra.

Polisi mengevakuasi jasad BJK, korban pembunuhan oleh anaknya sendiri, Akun, di Kijang Kota, Bintan, Senin (12/3/2018).
Polisi mengevakuasi jasad BJK, korban pembunuhan oleh anaknya sendiri, Akun, di Kijang Kota, Bintan, Senin (12/3/2018). (tribun batam)

Namun dalam rangka penyelidikan lanjutan, polisi akan terus mengembangkan kasus ini. Salah satunya memastikan kondisi kejiwaan pelaku. Karena itu, pemeriksaan oleh psikiater atau dokter jiwa penting dilakukan.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help