HEADLINE TRIBUN BATAM

Kuota Taksi Online Sudah Ditetapkan Gubernur, Bagaimana Soal Zonasi? Ini Kata Jamhur

Rapat tersebut memutuskan sejumlah hal untuk menyelesaikan sengkarut transportasi yang terus menimbulkan gejolak di Kota Batam.

Kuota Taksi Online Sudah Ditetapkan Gubernur, Bagaimana Soal Zonasi? Ini Kata Jamhur
ist
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wali Kota Batam HM Rudi rapat terkait taksi online, Rabu (14/3/2018) 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Wali Kota Batam menggelar rapat bersama instansi terkait dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Gedung Pemko Batam, Rabu (14/3/2018) siang.

Rapat tersebut memutuskan sejumlah hal untuk menyelesaikan sengkarut transportasi yang terus menimbulkan gejolak di Kota Batam.

Rapat tersebut memutuskan kuota taksi online hanya 300 unit.

Selanjutnya, seluruh operator taksi online --yang jumlahnya 16 perusahaan-- juga harus mengurus izin lengkap.

Baca: Gubernur Nurdin Gelar Rapat. Kuota Taksi Online di Batam 300 Unit. Harus Lengkap Syarat Ini

Baca: Gubernur Baru Saja Rapat, Driver Taksi Online dan Konvensional Kembali Nyaris Ricuh

Kendaraan yang digunakan untuk taksi online itu juga harus melewati prosedur Keur di Dishub.

Hal yang diputuskan adalah terkait zonasi operasional taksi berbasis aplikasi ini.

Untuk menghindari berulangnya bentrok di lapangan antara driver taksi online dan taksi konvensional, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Jamhur Ismail mengagendakan rapat lanjutan, Senin (18/3/2018)di Tanjungpinang.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved