Asyik! Pemko Tanjungpinang Izinkan PNS Cuti Dampingi Istri Melahirkan! Siapa Pertama?

Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki boleh mengajukan cuti mendampingi istrinya melahirkan atau operasi caesar

Asyik! Pemko Tanjungpinang Izinkan PNS Cuti Dampingi Istri Melahirkan! Siapa Pertama?
daily mail
wanita hamil 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki boleh mengajukan cuti mendampingi istrinya melahirkan atau operasi caesar. Cuti tersebut merupakan hak pegawai atau ASN dan mulai diberlakukan tahun ini.

Kepala Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (DKPSDM) Kota Tanjungpinang Tengku Dahlan mengatakan aturan tersebut memang sudah diberlakukan.

Baca: Heboh! Ketampanan Lebihi Bintang Film, Staf Bandara Ini Dihukum Potong Gaji!

Baca: Mbah Satiyah Usia 120 Tahun Rajin Salat Tahajud dan Mengaji! Kisah Hidupnya Mengharukan!

Baca: Anak Perempuan Korban Masih Terbayang-bayang Wajah Sang Ayah!

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Lewat 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

"Cuti mendampingi istri melahirkan ini tidak mengurangi cuti tahunan. Tapi memang sampai sampai saat ini belum ada yang mengajukan cuti tersebut," katanya, Jumat (16/3/2018).

Bila ada yang mengajukan, tentu akan diberikan sesuai dengan ketentuan. Meskipun boleh cuti selama sebulan, namun lama cuti tentu tetap harus sesuai dengan kebutuhan.

Cuti tersebut sesuai dengan peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dalam Peraturan BKN Nomor 24 Tahun 2017 cuti semacam itu disebut

Cuti Alasan Penting (CAP). Aturan BKN tersebut merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan (Tribun Batam/M Ikhwan)

"Ini memang peraturan baru dan baru diterapkan. Kalau yang melahirkan atau perempuan sendiri boleh cuti tiga bulan. Sebulan sebelum dan dua bulan sesudah melahirkan," katanya.

Selain izin tersebut, ketentuan baru juga mengatur izin ASN tidak boleh lebih dari dua hari. Sehingga bila lebih dari dua hari akan dipotong cuti tahunan pegawai bersangkutan.

Saat ini jumlah ASN di Kota Tanjungpinang sebanyak 3.026 orang. Jumlah tersebut lebih banyak perempuan daripada lelaki dengan persentase sekitar 52 persen perempuan dan 48 persen lelaki. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved