Lokasi SPBU Nelayan Masih Satu Daratan, Harga Ecer Botolan di Jemaja Timur Hampir Dua Kali Lipat!

Warga Kecamatan Jemaja Timur belum merasakan hadirnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan di Pulau Jemaja

Lokasi SPBU Nelayan Masih Satu Daratan, Harga Ecer Botolan di Jemaja Timur Hampir Dua Kali Lipat!
Tribun/Septyan Mulia Rohman
Warga Kecamatan Jemaja Timur saat memindahkan jeriken BBM ke kapal pompong tida jauh dari Pelabuhan Kuala Maras. Hadirnya SPBUN di Pulau Jemaja, belum dirasakan menyeluruh oleh masyarakat khususnya masyarakat di kecamatan ini 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Warga Kecamatan Jemaja Timur belum merasakan hadirnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan di Pulau Jemaja.

Rentang kendali antara lokasi stasiun Pengisian bahan bakar yang berada di Desa Landak, Kecamatan Jemaja dengan Jemaja Timur yang terpaut sekitar 18 kilometer, jadi salahsatu penyebabnya. Ironis terdengarnya memang, terlebih posisi dua kecamatan ini masih berada pada satu daratan Pulau Jemaja.

Baca: Mengharukan! Begini Reaksi Netizen Tahu Kisah Pilu Najwa Shihab Kehilangan Putri Kecilnya!

Baca: Heboh! Nurdin Lobi Jembatan Batam-Bintan, Amsakar Impikan Jembatan Batam-Singapura!

Baca: Mbah Satiyah Usia 120 Tahun Rajin Salat Tahajud dan Mengaji! Kisah Hidupnya Mengharukan!

"Untuk kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), warga mengandalkan agen di Desa Kuala Maras. Agen ini pun mengambil BBM dari Kecamatan Siantan Tengah menggunakan kapal pribadi‎," ujar Abdul Gafar Camat Jemaja Timur Jumat (16/3/2018).

Ia menjelaskan, terdapat biaya yang dikeluarkan bagi para pengecer yang mengambil BBM ke agen minyak di sana. ‎Usulan agar membangun SPBUN di lokasi yang terbilang strategis antara dua kecamatan pun, diakuinya pernah disampaikan. Sayangnya, usulan tersebut kurang bisa diakomodir oleh pihak pengelola.

"Tujuan usulan kami agar itu tadi. Masyarakat di Pulau Jemaja bisa merasakan kehadiran SPBUN ini. Sekarang, dengan jarak tempuh lebih kurang 18 kilometer, tentu ada iaya tambah bagi para pengecer yang menjemput BBM ke SPBUN di Desa Landak.

Begitu juga dengan agen BBM di Kuala Maras. Mereka mengambil BBM dari Siantan Tengah menggunakan kapal pribadi," ungkapnya.

‎Adapun untuk harga BBM jenis premium‎ di Kecamatan Jemaja Timur berkisar antara Rp 14 hingga Rp 15 ribu per botol ukuran 1,5 liter. Sementara, harga premium di SPBUN Desa Landak diketahui Rp 6.450 per liter dan solar sebesar Rp5.150 per liter.

Kecamatan Jemaja pun telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pedagang eceran dengan harga Rp 12.500 per botolnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved