Hakim Bebaskan Bangsawan Penganiaya TKI, Jaksa Banding. Ini Tanggapan Pengadilan Tinggi

Dugaan diskriminasi pengadilan dalam kasus penganiayaan berat yang dilakukan majikan terhadap pembantu asal Indonesia menjadi viral

Hakim Bebaskan Bangsawan Penganiaya TKI, Jaksa Banding. Ini Tanggapan Pengadilan Tinggi
The Star/BHarian
Datin Rozita dan pembantu bernama Suyanti yang dianiaya 

TRIBUNBATAM.ID, KUALA LUMPUR - Dugaan diskriminasi pengadilan dalam kasus  penganiayaan berat yang dilakukan majikan terhadap pembantu asal Indonesia menjadi viral di Malaysia.

Hanya dalam dua hari, lebih dari 41.000 orang telah menandatangani petisi menuntut keadilan terhadap vonis tersebut di situs change.org.

Petisi tersebut dibuat setelah pengadilan negeri Petaling Jaya membebaskan bangsawan kaya Malaysia bernama Datin Rozita Mohamad Ali itu atas dakwaan penganiayaan terhadap seorang pembantu asal Indonesia bernama Suyanti Sutrisno (19).

Ia hanya divonis denda 20 ribu ringgit dan hukuman percobaan selama lima tahun. 

Berbagai kecaman muncul di media sosial negara tersebut karena dinilai mempermalukan negara.

Pasalnya, bukan hanya sekadar penganiayaan, wanita itu awalnya bahkan didakwa melakukan percobaan pembunuhan karena menggunakan pisau menganiaya Suyanti.

Namun, dakwaan itu kemudian diubah oleh jaksa sehingga dakwaannya berubah dari ancaman 20 tahun penjara menjadi 5 tahun penjara.

Kejaksaan Agung Malaysia langsung bereaksi dan menyatakan banding atas vonis tersebut. Sebab, kasus ini viral di masyarakat.

Pengadilan Tinggi Shah Alam menyatakan, pihaknya akan menentukan sikap Rabu pekan depan.

Kasus ini sebenarnya terjadi pada 21 Juni 2016, namun baru menjadi perhatian publik setelah video kondisi Suyanti beredar luas pada Desember 2017 lalu.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved