4 Polisi Jual Barang Bukti Sabu Divonis. Mantan Kasat Narkoba Diperingan, Anak Buah Diperberat

Empat oknum polisi aktif Polres Bintan yang didakwa menjual barang bukti narkoba hasil tangkapan akhirnya divonis, Selasa (20/3/2018).

4 Polisi Jual Barang Bukti Sabu Divonis. Mantan Kasat Narkoba Diperingan, Anak Buah Diperberat
Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Dasta Analis, dan anggotanya saat menjalani persidangan dalam kasus penggelapan dan penjualan barang bukti sabu di PN Tanjungpinang 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG - Empat oknum polisi aktif Polres Bintan yang didakwa menjual barang bukti narkoba hasil tangkapan akhirnya divonis, Selasa (20/3/2018).

Para polisi tersebut divonis bervariasi oleh hakim.

Pembacaan vonis pertama dibacakan hakim untuk terdakwa AKP Dasta Analis, mantan Kasat Narkoba Polres Bintan.

Hakim memvonis Dasta dengan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, lebih ringan dari tuntutan jaksa 11 tahun penjara.

"Mengadili menyatakan terdakwa Dasta Analis ‎bersalah melakukan pemufakatan jahat dengan tanpa hak melawan hukum memiliki, menjual, menguasai narkoba golangan satu bukan tanaman. Menjatuhkan kurungan penjara selama 10 tahun penjara denda 1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara," kata ketua majelis hakim Asep Sopian Sauri didampingi Santonius Tambunan dan Guntur Kurniawan, Selasa (20/3/2018) sore.

Dalam pertimbangan majelis hakim, terdakwa adalah Kasat Narkoba yang memerintahkan anggotanya Abdul Kodir, Indra dan Joko untuk mengambil barang bukti sabu untuk dijual.

‎Hakim juga mengutarakan pendapatnya bahwa seorang polisi narkoba harusnya melakukan pemberantasan, bukan malah menjual kembali demi kepentingan pribadi atau kepolisian.

Seperti di persidangan sebelumnya, Dasta menggunakan uang hasil penjualan sabu itu untuk membayar jasa dua informan yang masing-masing Rp 30 juta.

"Yang meringankan terdakwa yakni menyesali perbuatanya. Kemudian, terdakwa merupakan tulang punggung keluarga, ayah dari empat anaknya. Telah mengungkap peredaran sabu 16 kilogram yang mendapatkan apresiasi dari Kapolda Kepri. Kemudian telah lama mengabdi sebagai seorang polisi," katanya lagi.

Terdakwa kedua, Indra Wijaya justru mendapat hukuman lebih berat dari tuntutan jaksa.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help