Mellennial

Buang Lemak dan Racun Tubuh Lewat Diet Detoks. Berani Coba?

Konsumsi makanan tak sehat bisa berimbas pada penumpukan lemak dalam tubuh. Efeknya? Akan meningkatkan risiko terkena penyakit.

Buang Lemak dan Racun Tubuh Lewat Diet Detoks. Berani Coba?
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

SAAT ini, banyak macam diet yang dilakukan, tidak hanya karena ingin menurunkan berat badan tetapi juga karena ingin hidup lebih sehat. Karena sehat tidak hanya diraih dengan berat badan ideal tetapi juga memiliki pola hidup sehat.

Konsumsi makanan tak sehat bisa berimbas pada penumpukan lemak dalam tubuh. Efeknya? Tentu saja akan meningkatkan risiko terkena penyakit. Mulai diabetes bahkan bisa juga mengganggu kesuburan, lho!

"Banyaknya lemak dalam tubuh bisa menyebabkan PCOS (polycystic ovary syndrome) sebagai salah satu pemicu terganggunya fungsi ovarium saat masa kesuburan,” kata dr. Brain Gantoro, SpGK, Spesialis gizi klinik di rumah sakit Awal Bros, Jumat (16/3/2018) kepada Tribun.

Lemak yang berlebihan sungguh sangat mengganggu. Dan diet yang sesuai untuk membersihkan lemak atau menghilangkan lemak pada darah adalah dengan diet detoks.

Diet detoks pernah dilakukan Rianti, salah satu owner Golden Farm Cafe saat wanita tersebut sedang menurunkan berat badannya. Ia selalu melakukan diet, agar tubuhnya tetap langsing. Karena jika tidak diet, ia merasa tubuhnya akan melar.

"Diet detoks itu tidak makan makanan yang mengandung kalori. Makanan pokok juga dihindari, seperti nasi. Jadi hanya mengonsumi sayur dan buah-buahan saja," kata dr Brain.

Tidak mengonsumsi nasi juga dilakukan oleh Yossie, public relations di Allium hotel. Ia sudah tidak makan nasi selama kurang lebih dua bulan lamanya. Tetapi selama ini ia merasa aman, karena mendapatkan asupan kalori yang pas.

Penyumbang kalori terbesar ada pada empat sehat lima sempurna. Jadi mulai dari karbohidrat, protein, lemak dhindari. Untuk protein hewani harus dihindari, karena protein hewani selalu mengandung lemak. Dan untuk protein nabati hanya boleh melalui proses perebusan saja.

"Jadi semua didapat buah dan sayur. Karbohidrat juga ada di buah dan sayur tapi tidak terlalu banyak. Buah dan sayur juga digunakan untuk menahan lapar. Kalau mau konsumsi buah dengan cepat bisa di jus," ujarnya.

Proses berat atau ringannya proses detoks dilihat dari makanan yang kita konsumsi. Proses berat karena makanan mengandung merkuri, logam berat. Dan untuk yang proses ringan bisa karena terkonsumsinya air yang tercemar. Nah, tertarik melakukan diet detoks? (*)

Halaman
12
Tags
diet
racun
Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved