Mengejutkan! Angka Perceraian PNS di Anambas Akibat Orang Ketiga Tidak Sedikit!

Diam-diam tak sedikit kasus perceraian PNS di Kabupaten Anambas dipicu hadirnya orang ketiga! Ini penjelasannya!

Mengejutkan! Angka Perceraian PNS di Anambas Akibat Orang Ketiga Tidak Sedikit!
doadankajianislami.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Angka perceraian PNS masih ditemukan di Anambas. Data di Pengadilan Agama Tarempa menyebutkan, terdapat 10 kasus dari 70 total kasus perceraian selama tahun 2017.

Hakim Pengadilan Agama Tarempa, Darman Harun Lubis mengatakan, penyebab angka perceraian di kalangan PNS dikarenakan oleh adanya pihak ketiga.

"Untuk 2017 kemarin ada 70 perkara. ‎Dibandingkan tahun 2016 kemarin angkanya cenderung mengalami penurunan. Untuk tahun 2016, terdapat 89 perkara yang masuk ke kami," ujarnya Selasa (20/3/2018).

Baca: Malas Dengan Grup yang Berisik! Begini Cara Keluar dari Grup Whatsapp Tanpa Ketahuan!

Baca: Terungkap! Inilah 3 Ramuan Alami Penurun Asam Urat! Nomor 1 Paling Mengejutkan!

Baca: Heboh! Tak Dianggap Sebagai Teman, Ely Sugigi Bongkar Cerita Mengejutkan Siapa Lucinta Luna!

‎Ia menjelaskan, dari keseluruhan 70 kasus tersebut, terdapat sepuluh kasus yang masuk kategori dispensasi kawin. Hal ini biasanya terjadi pada kasus hamil di luar nikah atau si perempuan yang belum mencapai usia 16 tahun, namun calon suami menginginkan untuk menikahinya.

Darman juga mengatakan, dari 70 kasus pada tahun 2017 itu,terdapat 20 kasus yang merupakan cerai talak, serta 40 kasus dengan alasan pihak ketiga hingga faktor ekonomi.

"‎Kami pun juga berupaya untuk melakukan mediasi. Artinya, gugatan yang dilakukan tidak begitu saja ami terima. Secara presentase, terdapat dua persen perkara yang berhasil kami lakukan mediasi untuk tahun 2017 kemarin," bebernya seraya mengatakan upaya mediasi ini pun telah diatur pada Peraturan Mahkamah Agung nomor 1 tahun 2016.

Baca: Mengejutkan! Artis Cantik Lyra Virna Tersandung Kasus Hukum! Begini 5 Fakta di Baliknya!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Bentuk Bokong Pembongkar Jati Diri Anda! Nomor 1 Paling Mengejutkan!

Baca: Heboh! Ketampanan Lebihi Bintang Film, Staf Bandara Ini Dihukum Potong Gaji!

Ia pun juga memberi perhatian kepada pemahaman hukum kepada masyarakat. Hal ini ia sampaikan karena selama ia mengajukan perkara, masih ditemukan masyarakat yang kurang mengetahui hak-haknya paska bercerai.

"Kebanyakan dari mereka belum begitu memahami hak-hak apa saja yang harus dituntut usai perkara perceraiannya dikabulkan.

Ini yang memang perlu dilakukan semacam sosialisasi lah kepada masyarakat. Agar mereka dapat memahami hukum sekaligus ada pertimbangan untuk mengajukan gugatan cerai," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved