Kasihan. Gegara Ambil Pepaya Seharga Rp 7.500, Nenek Alma Diperiksa Polisi

Nenek Alma mengaku mengambil buah itu untuk diolah jadi sayur. Rencananya, sayur itu juga dibagikan ke tetangga

Kasihan. Gegara Ambil Pepaya Seharga Rp 7.500, Nenek Alma Diperiksa Polisi
Surya
Dimediasi Kapolres Jember, Nenek Alma dan Bawon berdamai 

TRIBUNBATAM.ID, JEMBER - Perkara unik terjadi di Jember, Jatim. Seorang nenek yang hidup sebatang kara, Alma (65), nyaris berurusan dengan hukum dan jadi tersangka kasus pencurian tiga buah pepaya seharga Rp 7.500 milik tetangganya.

Beruntung Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, mampu memediasi kasus itu sehingga terjadi penyelesaian secara kekeluargaan. Pemilik pepaya, Bawon (50), bersedia mencabut laporannya ke polisi dan memaafkan Nenek Alma.

Baca: Pernah Coba Risoles Isi Buah Naga? Rasanya Manis Lumer di Mulut

Baca: PENGAKUAN Mujiono yang Nyaris Pingsan Begitu Tahu Uang Miliaran Hasil Jual Rumah Ternyata Palsu

Baca: Terseret Isu Jenis Kelamin Lucinta Luna, Mike Lewis Langsung Membela Diri

Nenek Alma dan Bawon sama-sama warga Dusun Krajan, Desa Cangkringan, Kecamatan Jenggawah, Jember. Mereka hidup bertetangga. Pada Rabu (14/3) lalu, anak Bawon mendapati Nenek Alma mengambil tiga buah pepaya yang ditanam di kebuh miliknya.

Bawon langsung melaporkan Nenek Alma ke Polsek Jenggawah. Dia jengkel karena pepaya yang dibudidayakannya di kebun, sering hilang.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Jenggawah, Aiptu Ahmad Rinto menerangkan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan saksi-saksi, harga 3 buah pepaya itu hanya Rp 7.500. 

Mendengar perkara tersebut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menginstruksikan untuk menggelar mediasi dengan mengundang kedua belah pihak ke rumah dinasnya pada Selasa (20/3/2018).  

Mediasi berhasil. Bawon bersedia memaafkan secara tulus tersangka dan mencabut laporannya dengan syarat Alma membikin surat pernyataan bermeterai tidak akan mengulangi perbuatannya.

Nenek Alma mengaku mengambil buah-buah itu untuk diolah jadi sayur. Rencananya, sayur itu juga dibagikan ke tetangga. 

"Kerugian di bawah Rp 2,5 juta itu masuk kategori pencurian ringan dan kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan," kata Kapolres Kusworo Wibowo. (*)

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved