Kita Sudah Sama-sama Tua. Hati-hati Bicara. Itu Pesan SBY kepada Amien Rais

SBY juga minta Luhut Binsar Pandjaitan agar tidak mengatakan hal-hal bernada ancaman.

Kita Sudah Sama-sama Tua. Hati-hati Bicara. Itu Pesan SBY kepada Amien Rais
instagram
SBY dan istri Ani Yudhoyono 

"Kalau ada senior bilang bahwa ngasih sertifikat itu ngibulin rakyat, apanya yang ngibulin. Dari dulu juga ada pembagian sertifikat, tapi prosesnya panjang, lama dan sedikit. Sekarang prosesnya cepat, dan banyak. Lah, salahnya di mana," kata Luhut.

Luhut juga bicara soal banyaknya tudingan bahwa pemerintah pro terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Jangan bilang kita pro PKI, di mana pro PKI. Saya ikut numpas PKI kok. Saya tentara, saya tahu," kata dia.

Luhut juga bicara soal tudingan bahwa pemerintah menjual data masyarakat kepada asing.

"Tidak akan pernah kita lacurkan profesionalisme kita," katanya.

Luhut pun mengancam membongkar dosa-dosa orang yang asal-asalan mengkritik pemerintah.

Luhut menyebut, orang-orang tersebut punya banyak dosa di masa lalu.

"Jangan asal kritik saja. Saya tahu track record-mu, kok. Background saya spion juga," kata purnawirawan Letnan Jenderal TNI ini.

"Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga kok. Sudahlah, diam sajalah. Jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu, memang kamu siapa?" tambah dia.

Baca: Heboh! Pendiri WhatsApp Ajak Netizen untuk Hapus Facebook! Inikah Pemicunya?

Baca: Terseret Isu Jenis Kelamin Lucinta Luna, Mike Lewis Langsung Membela Diri

Sebelumnya lagi, Amien Rais kembali mengkritik Jokowi. Dia menyebut program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan Jokowi merupakan suatu pembohongan.

"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" kata Amien saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Bandung Informal Meeting' yang digelar di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu (18/3/2018).

Amien juga berbicara soal PKI. Dia menyebut ada unsur pembangkitan PKI di masa pemerintahan sekarang. 

"Pemimpin (Jokowi) mengatakan tahun 1965 baru 4 tahun mana ada PKI balita. Memang nggak ada, tapi kenapa rezim ini memberikan angin membangkitkan PKI," katanya.

Amien mengatakan saat ini merupakan zaman antara ucapan dan kenyataan tidak sejalan. Sehingga dia menilai warga cenderung ditipu oleh pemerintah.

"Kita mengalami satu zaman antara omongan dan kenyataan jaraknya makin jauh. Kita sedang hidup di mana ada penipuan, pengalihan fokus dan pembodohan yang melakukan kadang-kadang dari yang tinggi," kata dia. (*)

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help