Tim Patroli WFQR Lantamal IV Tangkap 3 Kapal Penyelundup di Batam. Ini Barang Bawaannya

Kapal-kapal ini merupakan target operasi tim WFQR IV yang berawal dari informasi intelijen, dugaan membawa barang-barang ilegal dari Batam

Tim Patroli WFQR Lantamal IV Tangkap 3 Kapal Penyelundup di Batam. Ini Barang Bawaannya
dok Lantamal IV Tanjungpinang
Kapal penyelundup barang ilegal yang ditangkap tim gabungan WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam di Batam. 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG - Setelah sukses menangkap kapal yang membawa 1 ton narkoba jenis sabu di Selat Philips, Februari lalu, TINI Angkatan Laut, terus memperketat pengamanan poerairan di Kepri.

Sasarannya tidak hanya narkoba, tetapi juga barang-barang ilegal lain yang akan diselundupkan ke wilayah Kepri atau wilayah lain melalui perairan Kepri.

Alhasil, tiga kapal berbendera Indonesia yang mengangkut barang-barang ilegal kembali berhasil ditangkap tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam.

Ke tiga kapal ini ditangkap di Sungai Lekop, Sagulung, Batam, Kepri, Rabu (21/3/2018), tepatnya koordinat posisi 01.1'10.5204 N –103.568.0376 E.

Tiga kapal yang diamankan oleh patroli keamanan laut (Patkamla) Sea Rider 1 ini adalah KM Eka Wijaya, KM Doa Ibu dan KM 1 Putra 2 Putri.

"Kapal-kapal ini merupakan target operasi tim WFQR IV yang berawal dari informasi intelijen, terkait dugaan membawa barang-barang ilegal dari Batam ke luar tanpa dilengkapi dokumen.

"Selanjutnya, tim WFQR IV melakukan patroli dan penyekatan di beberapa titik yang kemungkinan akan dilalui oleh kapal pengangkut barang ilegal tersebut," kata Laksamana Pertama Eko Suyatno melalui rilis yang diterima TRIBUNBATAM.ID dari Kadispen Lantamal IV.

Ke tiga kapal tersebut membawa barang elektronik, pakaian, perlengkapan olahraga, barang-barang bekas dan guci serta berlayar tanpa dokumen lengkap.

Antara lain SPB kapal tidak berlaku alias mati, tidak memilki surat manifest muatan dan surat sandar/muat barang di pelabuhan yang diijinkan.

Selain itu, surat clereance tujuan ketiga kapal tersebut tidak sesuai dengan riil di lapangan.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help