Tak Boleh Seksi atau Terlalu Tertutup, Negara Rilis Aturan Busana Wanita Tajikistan. Apa Kata Warga?

Pemerintah Tajikistan menerbitkan sebuah buku yang berisi panduan bagi perempuan tentang cara mereka berpakaian.

Tak Boleh Seksi atau Terlalu Tertutup, Negara Rilis Aturan Busana Wanita Tajikistan. Apa Kata Warga?
TAJIK CULTURE MINISTRY/ASIA-PLUS/BBC Indonesia
Inilah sebagian dari pakaian untuk perempuan yang dianjurkan Pemerintah Tajikistan. 

TRIBUNBATAM.id, DUSHANBE - Pemerintah Tajikistan menerbitkan sebuah buku yang berisi panduan bagi perempuan tentang cara mereka berpakaian.

"Buku Rekomendasi" ini diterbitkan Kementerian Kebudayaan Tajikistan, dan berisi deretan foto para model dengan pakaian yang dianggap pantas untuk perempuan dari umur tujuh hingga 70 tahun.

Demikian dilaporkan situs berita Asia-Plus.

Salah satu bab dalam buku itu menganjurkan pakaian yang harus dikenakan perempuan di tempat kerja, hari libur nasional, menghadiri pernikahan, dan bahkan untuk berakhir pekan.

Lalu dalam buku tersebut dibahas juga tentang pakaian yang tidak boleh dikenakan oleh perempuan Tajik.

Mereka menganjurkan para perempuan untuk tidak mengenakan gaun hitam, kerudung, dan jilbab.

Baca: Bukan Eropa atau Amerika, Inilah Mansa Musa, Orang Terkaya di Dunia dari Benua yang Kini Miskin

Baca: Sambut Earth Hour, Besok Malam Lampu akan Dipadamkan di 8 Ikon Jakarta. Catat Tempat dan Waktunya!

Cara ini digunakan sebagai bagian dari upaya Presiden Emomali Rahmon yang melarang busana Muslim yang masih digemari sebagian warga negeri itu.

Di sisi lain, pemerintah juga melarang para perempuan mengenakan busana yang dianggap terlalu kebarat-baratan, seperti pakaian terbuka dan rok mini serta gaun yang memperlihatkan belahan dada dan bagian punggung.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved