Suasana Menyayat di Rumah Ibu Guru Eka: Mamaaa . . Kenapa Mama Pergi. . !

Isak tangis keluarga, kerabat dan tetangga Eka Hariawati pecah pada Senin (26/3/2018) sore, ketika mobil ambulans memasuki rumah duka.

Suasana Menyayat di Rumah Ibu Guru Eka: Mamaaa . . Kenapa Mama Pergi. . !
Suasana histeris di rumah duka Guru Eka Hariwiati yang menjadi korban kecelakaan di Kawal, Bintanm, Senin (26/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunbintan.com, Aminuddin

TRIBUNBINTAN.COM, TOAPAYA - Isak tangis keluarga, kerabat dan tetangga Eka Hariawati pecah pada Senin (26/3/2018) sore, ketika mobil ambulans memasuki rumah duka.

Jeritan keras makin tak tertahankan ketika sejumlah petugas dibantu warga menurunkan keranda dari mobil ambulans.

"Mamaaaaaaa.... kenapa Mama pergi..." terdengar pekik seorang remaja di tengah warga yang berkerumun di rumah duka. "Mama....kenapa Mama...".

Suara tangisan menyanyat tersebut berasal dari anak pertama Eka Hariwiati yang menjadi korban kecelakaan di Toapaya, Km 25, tepatnya di gapura perbatasan Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Gunung Kijang, Senin (26/3/2018) siang.

Baca: Kecelakaan Lalulintas di Gapura Batas Kecamatan Toapaya-Gunung Kijang, Dua Guru SD Kawal Meninggal!

Baca: Rumah Dua Guru SD Kawal yang Tewas Kecelakaan Berdekatan, Pelayat Terus Berdatangan

Gadis berjiulbab kuning tersebut diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Ya Allah, itu anak almarhum. Tak sanggup dengarnya, sedih sekali," kata warga yang ikut menangis menyaksikan peristiwa itu.

Poegamatan Tribunbintan.com di rumah duka, jenazah korban diturunkan dari ambulance dengan hati hati.

Halaman
123
Penulis: Aminnudin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved