Sianturi Tupang, Wanita yang Ikut Berebut Besi Bekas Saat Penertiban di Bengkong: Demi Sesuap Nasi

Seorang perempuan bernama Sianturi Tupang adalah satu di antaranya, ikut memungut dan membawa besi bekas dari serpihan bangunan

Sianturi Tupang, Wanita yang Ikut Berebut Besi Bekas Saat Penertiban di Bengkong: Demi Sesuap Nasi
TRIBUNBATAM/DANANG SETIAWAN
Sianturi Tupang (kanan) wanita pemungut besi 

TRIBUNBATAM.id. BATAM - Di tengah berlangsungnya penertiban sisi Jalan Sei Panas - Bengkong, Rabu (28/3/2018) ada pemandangan lain yang menarik perhatian, yakni kawanan pemungut besi bekas yang berserakan akibat penertiban bangunan.

Seorang perempuan bernama Sianturi Tupang adalah satu di antaranya, yang ikut lalu lalang memungut dan membawa besi bekas dari serpihan bangunan.

Besi-besi bekas itu kemudian dibawa ke dalam becak motornya.

Baca: ALAMAK! Cacing Pita 10,5 Meter Ditemukan di Perut Seorang Warga di Simalungun. Terpanjang di Dunia?

Baca: UNIK! Warga Perumahan di Bengkong Ini Buat Sayembara Tangkap Maling. Hadiahnya Rp 500 Ribu

Baca: Lama tak Punya Wagub Kepri, Begini Komentar Bupati Bintan Apri Sujadi atas Pelantikan Isdianto

Wanita yang saat itu mengenakan baju bermotif, celana pendek dan bertopi itu, adalah satu-satunya perempuan yang memungut besi bekas di antara pemungut besi laki-laki.

"Yaa.. demi sesuap nasi Bang, kalau nggak gini nanti tak makan Bang," ungkapnya kepada TRIBUNBATAM.id.

Berbekal martil, Ia dibantu suaminya memungut besi bekas. Martil digunakan saat besi pungutannya masih menyatu dengan bongkahan bangunan.

Sianturi Tupang yang mengaku sudah 6 tahun menjadi pemungut besi bekas ini mengaku tidak takut akan bahaya yang sewaktu-waktu bisa menimpa dirinya.

"Dibilang nekat, yaa nekat Bang, tapi demi beli beras, mau gimana lagi," katanya.

Menurut Dia, pekerjaannya memang rawan resiko, namun hal itu tidak menjadi penghalang untuk mencari nafkah.

Dari hasil pungutan itu, Sianturi biasanya menjual kepada penyortir.  Rata-rata dalam sehari bisa mendapatkan uang Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

"Harga besi sekilonya Rp 3.300 bang, sehari bisa Rp 50 ribu, kalau hasilnya banyak bisa Rp 100 ribu," katanya.(dns)

Penulis: Danang Setiawan
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help