Antisipasi Gejolak, Pemerintah Tetapkan Harga Terendah-Tertinggi untuk Telur & Ayam. Segini Angkanya

Setelah sempat mengalami fluktuasi harga, pemerintah melakukan intervensi atas harga pangan, khususnya daging ayam dan telur.

Antisipasi Gejolak, Pemerintah Tetapkan Harga Terendah-Tertinggi untuk Telur & Ayam. Segini Angkanya
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Telur Ayam 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Setelah sempat mengalami fluktuasi harga, pemerintah melakukan intervensi atas harga pangan, khususnya daging ayam dan telur.

Dengan dalih mengantisipasi lonjakan harga pangan menjelang Ramadan dan Lebaran tahun 2018, Kementerian Perdagangan (Kemdag) menetapkan batas bawah dan atas untuk telur dan daging ayam.

Kemdag mengaku telah memutuskan batas bawah harga ayam dan telur ditingkat peternak yakni sebesar Rp 17.000 per kilogram (kg). Sementara batas atasnya adalah Rp 19.000 per kg.

"Jadi batas bawah dan atas telur dan ayam di tingkat petani sama harganya," ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemdag Tjahya Widayanti, Rabu (28/3/2018).

Baca: DIMINTAI Uang Rp 26 Juta oleh BC karena Bawa Sepeda Lipat, Turis Singapura Ini Curhat di Sosmed

Baca: Sajikan Escort Asing di Website, Belasan Orang Ditangkapi di Singapura

Tjahya mengklaim bahwa harga batas bawah dan atas tersebut telah disepakati antara pemerintah dengan peternak.

Walau dengan alasan untuk mengantisipasi harga menjelang Ramadan, namun menurut Tjahya, pengaturan harga telur dan ayam tidak hanya dilakukan saat puasa dan lebaran saja, namun akan berlaku seterusnya.

Bahkan menurut Tjahya, kesepakatan penerapan batas bawah dan atas untuk telur dan ayam sudah bisa diterapkan sekarang, sambil menunggu aturan baku dari Kemdag.

Dewan Penasihat Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Sudirman menjamin produksi ayam dan telur untuk kebutuhan bulan suci Ramadan tahun ini akan terpenuhi.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help