Korupsi Proyek KTP Elektronik

Canggih Luar Biasa! Uang Korupsi Setya Novanto Melintasi Enam Negara

Seperti diungkap Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), korupsi proyek e-KTP yang dilakukan Setya Novanto mirip upaya pencucian uang.

Canggih Luar Biasa! Uang Korupsi Setya Novanto Melintasi Enam Negara
Tribunnews.com
Setya Novanto 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Cara Setya Novanto untuk menghindari jerat korupsi pada megaproyek KTP Elektronik memang patut diacungi jempol.

Seperti diungkap Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), korupsi proyek e-KTP yang dilakukan Setya Novanto mirip upaya pencucian uang.

Mantan Ketia DPR ini dituntur oleh Jaksa Penuntut Umum 16 tahun penjara.

Uang yang mengalir ke Novanto, terlebih dahulu diputar-putar di lima negara yakni Amerika, India, Singapura, Hong Kong, Mauritius, dan baru akhirnya sampai ke Indonesia.

Hal ini diperkirakan menjadi penyulit penyidik KPK untuk menjeratnya meskipun namanya sudah disebutkan oleh Muhammad Nazaruddin sejak lama.

Caranya pun cukup unik, menggunakan transaksi money changer untuk mengalirkan uang tersebut ke tangan yang bersangkutan.

Penilaian tersebut tertuang dalam surat tuntutan setebal 2.415 halaman yang dibacakan oleh jaksa KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/3/2018).

"Tidak berlebihan jika jaksa penuntut umum menyebut ini sebagai tindak pidana korupsi bercita rasa pencucian uang," kata anggota tim jaksa, Irene Putrie.

Irene menambahkan, uang yang mengalir ke Novanto tidak melalui sistem perbankan nasional sehingga terhindar dari deteksi otoritas pengawas keuangan, termasuk PPATK.

Aliran dana ke Novanto berawal dari Anang Sugiana Sudihardjo yang saat itu menjabat sebagai Direktur Utama PT Quadra Solution, salah satu vendor proyek e-KTP.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved