Korupsi Berjemaah DPRD Sumut

KPK Minta Tersangka Korupsi Berjemaah di DPRD Sumut Segera Diperiksa Penyidik

Mereka diduga terlibat dalam kasus dugaan suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho

KPK Minta Tersangka Korupsi Berjemaah di DPRD Sumut Segera Diperiksa Penyidik
Tribun Medan
Pengucapan sumpah 99 dari 100 anggota DPRD Sumut 2014-2019 dalam sidang paripurna istimewa yang dihadiri Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan Wakil Gubernur Tengku Erry Nuradi, Senin (15/9/2014) 

TRIBUNBATAM.ID, MEDAN - Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Saut Situmorang membenarkan 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka diduga terlibat dalam kasus dugaan suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Saut mengatakan, pimpinan KPK meminta penyidik segera memeriksa para tersangka tersebut.

"Pimpinan meminta secepatnya," kata Saut melalui aplikasi WhatsApp, Jumat (30/3/2018).

Dengan pengembangan kasus suap Gatot yang telah menyeret sejumlah nama besar, Saut berharap praktik suap dan korupsi tidak lagi terulang di Sumut.

"Stop korupsi sekarang juga (walau ini sisa kasus lama) tapi nyatanya masih ada juga di daerah lain pascakasus DPRD Sumut ini. Misalnya itu yang di Malang kan baru saja," kata Saut.

Beberapa waktu terakhir, penggalan foto yang diduga merupakan surat KPK beredar.

Surat nomor B/227/DIK.00/23/03/2018 perihal pemberitahuan itu ditujukan kepada Ketua DPRD Sumut. Surat itu diteken oleh Direktur Penyidikan Bidang Penindakan KPK Aris Budiman.

Surat itu menyebut 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut tersangka atas kasus suap Gatot Pujo Nugroho.

 Saat dihubungi, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman belum mau berkomentar.

"Begini, kalau masih cerita-cerita, fotokopi, saya tidak mau komentar. Itu biasanya kalau KPK menetapkan tersangka anggota saya, itu nanti ada surat resmi sampai ke saya. Ini kan masih informasi kalian itu ada fotokopi beredar, itu saya belum mau komentar," kata Wagirin.

"Saya kan belum masuk kantor. Nanti Senin saya masuk kantor, baru saya check," sambungnya.

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved