Mulai 1 April, Singapura Naikkan Tarif Listrik Rumah Tangga 2,8 Persen. Apa Lebih Mahal dari Batam?

Singapura menaikkan lagi tarif listrik 2,8 persen atau 0,59 sen per kWh mulai 1 April hingga 30 Juni tahun ini.

Mulai 1 April, Singapura Naikkan Tarif Listrik Rumah Tangga 2,8 Persen. Apa Lebih Mahal dari Batam?
The Straits Times
Suasana di salah satu toko di Singapura, Jumat (5/1/2018). 

TRIBUNBATAM.id- Singapura menaikkan lagi tarif listrik 2,8 persen atau 0,59 sen per kWh mulai 1 April hingga 30 Juni tahun ini.

Tarif listrik di Negeri Merlion tersebu kerap berubah per tiga bulan. Kenaikan 2,8 persen tersebut memang lebih tinggi dibanding kuartal pertama 2018.

Dilansir dari Channel NewsAsia, Jumat (30/3/2018), kenaikan ini sebagian besar disebabkan kenaikan biaya energi yang lebih tinggi dari produksi listrik itu sendiri.

Grafik tarif listrik Singapura. SP Group via Channel NewsAsia

Untuk rumah tangga, tarif listrik akan meningkat dari 21,56 menjadi 22,15 sen per kWh atau sekitar Rp 2.215 (kurs Rp 10.000).

Dengan kenaikan ini, dirata-ratakan, satu keluarga dengan flat empat kamar akan mengalami kenaikan sekitar 1,86 dolar Singapura.

SP Group meninjau tarif listrik setiap kuartal berdasarkan panduan yang ditetapkan oleh Energy Market Authority (EMA), regulator industri kelistrikan di Singapura.

Jika dibandingkan dengan tarif listrik yang berlaku di Batam, tarif listrik di Singapura memang lebih mahal.

Di Batam, tarif listrik untuk rumah tangga berikisar Rp 1.352 sampai Rp 1.467 per kwh.  (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved