Sabtu Minggu Sepi Penumpang, Dishub Pinang Kurangi Jadwal Bus ke Senggarang-Dompak!

Lantaran sepi penumpang, Dishub Tanjungpinang kurangi jadwal trayek bus kota ke Senggarang dan Dompak!

Sabtu Minggu Sepi Penumpang, Dishub Pinang Kurangi Jadwal Bus ke Senggarang-Dompak!
Kompas.com/Alsadad Rudi
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Trayek Bus Rapid Transit (BRT) dikurangai pada hari Sabtu dan Minggu. Bila pada hari-hari lainnya BRT jalan empat sampai lima kali Pulang Pergi, kini cuma dua sampai tiga kali.

Hal tersebut dilakukan karena penumpang BRT tidak banyak pada hari-hari tersebut.

"Memang Sabtu sama Minggu ini sepi. Kadang tak ada penumpang sama sekali. Makanya kita kurangi," kata Kepala Dinas Perhubungan Tanjungpinang Bambang Hartanto, Jumat (30/3/2018).

Baca: Berbahaya! Jangan Lagi Menahan Kentut saat Berada di Pesawat, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Baca: Mengejutkan! Inilah 7 Tanda Garis Tangan Ciri Kamu Bakal Menjadi Kaya! Cek Garis Tanganmu Sekarang!

Baca: Tak Disangka! Inilah 3 Ramuan Alami Penghancur Penyakit Asam Urat! Nomor 1 Mengagetkan!

Baca: Waspadalah! Inilah 10 Tanda Awal Adanya Infeksi Ginjal Tak Kamu Sadari! Nomor 7 Mengejutkan!

Selain bus-bus yang sudah ada, pihaknya kini juga sudah mengajukan bantuan bus ke Kementerian Perhubungan. Tak hanya bus, juga mengajuan bantuan dana

operasional bus dari Pemerintah Pusat. Karena selama in empat BRT bantuan pusat yang beroperasi menggunakan APBD.

"Penumpang kita banyak dari kalangan mahasiswa. Memang kalau untuk komersil belum menguntungkan. Tapi setidaknya mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan angkutan umum yang nyaman," katanya.

BRT melayani dua rute yakni Teriminal Sei Carang-Senggarang dan Teriminal Sei Carang-Dompak. Dia pun berharap masyarakat akan lebih suka naik BRT.

Karena fasilitas bus yang disediakan pemerintah ini sudah memadai. Selain ber-AC, waktu tempuhnya juga lebih cepat dengan tarif juga terjangkau.

BRT sendiri diresmikan beroperasi di Kota Tanjungpinang pada akhir 2017 lalu. Adapun tarif yang sudah ditetapkan yakni Rp4000 untuk umum dan Rp2000 untuk pelajar.

BRT sendiri diadakan untuk memberikan fasilitas angkutan yang representatif, aman, nyaman dengan tarif terjangkau bagi masyarakat.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help