Jembatan Dekat Kampus Ini Dijuluki Jembatan Aborsi. Begini Alasan Dijuluki Seseram Itu
Jembatan aborsi, begitulah julukan yang diberikan mahasiswa dan warga sekitar kawasan kampus Universitas Indonesia
TRIBUNBATAM.ID, DEPOK - Winarti bersiap melewati sebuah jembatan yang terkenal di kalangan mahasiswa dan warga sekitar Universtias Indonesia (UI) di Depok, Jabar dengan mengucap basmalah.
Jembatan aborsi, begitulah julukan yang diberikan mahasiswa dan warga sekitar kawasan kampus Universitas Indonesia.
"Bismillah. Kalau naik tangga jembatan ini bismillah dulu saya," ujar Winarti sambil menaiki tangga jembatan aborsi di Stasiun Pondok Cina, Depok, Jumat (30/3/2018).
Baca: Lucinta Luna Balik Serang Melly Bradley. Saling Sebut Nama Aslinya Idris dan Fatah
Baca: Detik-detik Serangan Pasukan Amerika ke Markas ISIS. Komandan ISIS Tewas. Lihat Videonya
Baca: Namanya Menguat di Survei, Mahfud MD Malah Bilang Tito Karnavian Cocok Jadi Wakil Presiden
Entah dari mana dan mengapa jembatan penyeberangan orang (JPO) tersebut diberi nama 'Jembatan Aborsi'.
Namun menurut satu di antara mahasiswa UI, Rohman, julukan tersebut muncul karena celotehan beberapa ibu hamil yang melewati jembatan tersebut.
"Tidak tahu persis kenapa namanya itu. Tapi katanya ibu-ibu hamil sering mengumpat 'bisa bikin gugur kandungan ini' pas lewatin jembatan," ujar Rohman sambil tertawa menceritakan jembatan aborsi yang ia tahu.
Amatan Tribun yang menjajal jembatan aborsi, ada 48 anak tangga yang harus dinaiki untuk bisa sampai ke atas dan turun.
Ketinggian masing-masing anak tangga terpantau tak sampai satu jengkal telapak tangan orang dewasa, dan lebarnya cukup besar.
Meski demikian, ternyata itu cukup menyita fisik untuk melewati jembatan aborsi tersebut.
Baca: Kondisi BJ Habibie Sudah Membaik. Netizen Langsung Hujani Doa dan Rasa Syukur
Meski dianggap melelahkan, warga sekitar sangat bergantung dengan jembatan aborsi untuk menyeberang, karena area di sekitar rel sudah dipasangi pagar.
"Capek sih mas lewat sini (jembatan aborsi). Tapi jalan satu satunya ini, pinggir rel udah dipagar," ujar Fauzi Siddiq, warga sekitar kawasan Umiversitas Indonesia.
Bagi Anda yang ingin menjajal jembatan aborsi dapat menggunakan KRL Commuter Line lalu turun di Stasiun Universitas Indonesia.
Letaknya hanya sekira 50 meter dari gerbang keluar Stasiun Universitas Indonesia. (*)