Aa Gym Bakal Dirikan Masjid dan Pesantren di Batam, Undang Santri dari Singapura-Malaysia!

Aa Gym berencana membangunan masjid dan pesantren di Batam. Undang santri dari Singapura, Malaysia dan Thailand. Ini lokasinya!

Aa Gym Bakal Dirikan Masjid dan Pesantren di Batam, Undang Santri dari Singapura-Malaysia!
Humas Pemprov Kepri
Aa Gym dan Gubernur Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Besar Darul Gufran, Sagulung 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM-KH Abdullah Gymnastiar menyokong seruan Gubernur H Nurdin Basirun yang mengajak umat untuk beraktivitas dengan memulai shalat subuh berjamaah di masjid-masjid.

Aa Gym, panggilan akrab KH Abdullah Gymnastiar, mengaku senang jika jamaah memenuhi rumah Allah dalam berjamaah saat shalat Subuh.

Baca: Tak Disangka! Inilah 3 Ramuan Alami Penghancur Penyakit Asam Urat! Nomor 1 Mengagetkan!

Baca: Terungkap! Inilah Khasiat Mengejutkan Makan Bawang Putih-Madu Saat Perut Kosong! Begini Bikinnya!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Fakta Tak Terduga Seputar FBI yang Sulit Dipercaya! Nomor 6 Heboh!

“Kalau Pak Gubernur mengajak shalat subuh berjamaah, itu sudah paling benar,” kata Aa Gym saat Safari Subuh di Masjid Besar Darul Gufran, Sagulung, Batam, Sabtu (31/3/2018).

Nurdin, yang juga bersama saat Safari Subuh itu mengatakan, jika memulai hari dengan langkah yang baik, perjalanan seharian tersebut Insya Allah akan berakhir baik. Nurdin yakin kekuatan keimanan akan terus bertambah.

“Saya yakin kita mampu dan bisa. Apalagi kita dalam membangun selalu menjadikan agama sebagai pondasi,” kata Nurdin. Menurut Nurdin, dalam shalat berjamaah, selalu ada majelis ilmu yang sangat baik. Majelis-majelis ini akan menambah pengetahuan. Juga mempererat silaturahmi.

“Satukan diri dengan silaturahmi. Fitnah, iri dengki dan adu domba ada dimana-mana, yang akan memecah belah umat,” kata Nurdin. Aa Gym, dalam kesempatan itu menyampaikan pesan dengan mengambil Surat Al Hujuraat ayat 10-12 sebagai panduan. Aa Gym mengajak umat belajar dari bangunan, yang kokoh, indah dan bermanfaat.

Aa Gym juga mengajak masyarakat untuk terlatih menyikapi perbedaan. Karena, titik lemah sebagian umat itu tidak terlatih melihat perbedaan. Setiap berbeda bisa jadi lawan. Kalau tiap perbedaan jadi lawan, bisa mengakibatkan sengsara.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help