Mengejutkan! Gara-gara Chat Mesra di Media Sosial, Kota Ini Mendadak Banjir Permintaan Cerai!

Chat mesra di media sosial membuat kota ini mendadak banjir permintaan cerai. Begini kisahnya!

Mengejutkan! Gara-gara Chat Mesra di Media Sosial, Kota Ini Mendadak Banjir Permintaan Cerai!
moodboard
Ilustrasi 

Menurut Karyadi, fenomena penyebab penceraian melalui medsos ini sudah mulai terlihat sejak tiga tahun lalu.

Karena teknologi komunikasi dan informasi saat ini sudah canggih, hubungan pertemanan di medsos bisa berkembang menjadi lebih serius dan mengarah pada urusan asmara.

“Misalnya, setelah berkenalan di medsos lantas mengajak bertemu. Ini biasanya kemudian menjadi bibit dari hubungan tak harmonis dengan pasangan. Sejak tahun 2015 mulai ada kasus-kasus gugatan cerai yang terkait medsos. Cuma, dalam sidang tidak disebut bahwa medsos sebagai penyebab utama cerai,” jelas Karyadi.

Tiap Hari Dua Pasangan Cerai
Angka perceraian di ibukota Provinsi Bali, yakni Denpasar, bisa dibilang cukup tinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribun Bali dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Pengadilan Agama (PA) Denpasar, rata-rata terdapat dua perceraian dalam sehari di Kota Denpasar dalam tiga tahun terakhir hingga 2017.

Jumlah perceraian yang tercatat secara resmi itu belum mewakili jumlah perceraian yang riil terjadi di lapangan, yang dipastikan lebih tinggi.

“Data jumlah perceraian di Disdukcapil belum bisa merepresentasikan jumlah kasus perceraian secara riil di lapangan. Sebab, belum tentu pasangan bercerai mengurus akta cerai mereka ke sini. Bisa saja cerainya sudah dua tahun lalu secara adat, tapi baru urus administrasinya sekarang. Itu kendalanya mengapa kami sulit dapat data yang riil,” jelas Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Denpasar, Pande Made Sri Artatik, kepada Tribun Bali pekan lalu.

Sri Artatik menjelaskan, data perceraian yang dihimpun oleh Disdukcapil adalah data perceraian dari warga non-Muslim.

Sedangkan data perceraian warga Muslim terdapat di Pengadilan Agama (PA), dalam hal ini PA Denpasar.

Berdasarkan data yang diperoleh Tribun Bali dari Disdukcapil dan PA Denpasar, dalam tiga tahun terakhir jumlah total perceraian di Denpasar sebanyak 2.223 kasus atau 741 kasus per tahun.

Halaman
1234
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help