Razia Kendaraan di Batuampar, Telat Bayar Pajak Langsung Diminta Lunasi atau Motor Ditahan Polisi

Dispenda dan Polresta Barelang gelar razia kendaraan. Mayoritas pengendara yang kedapatan belum membayar pajak adalah pemilik kendaraan roda dua.

Razia Kendaraan di Batuampar, Telat Bayar Pajak Langsung Diminta Lunasi atau Motor Ditahan Polisi
tribun batam
Sejumlah polisi sedang mengangkat motor yang terjaring razia PKB (pajak kendaraan bermotor) dan BNN-KB (biaya balik nama kendaraan bermotor) di Kota Batam, Selasa (3/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dispenda Kepri bersama Satlantas Polresta Barelang Batam menggelar operasi penertiban PKB (pajak kendaraan bermotor) dan BNN-KB (biaya balik nama kendaraan bermotor) di Kota Batam, Selasa (3/4/2018).

Razia dilakukan di kawasan jalan Duyung, Batuampar.

Teddymar, Kepala KPPD (Kantor Pengelolaan Pajak Daerah ) Batam mengatakan, razia ini bertujuan  mengecek pajak tahunan dan pajak lima tahun yang tertera di STNK kendaraan.

Sejauh ini, menurutnya, masyarakat masih belum maksimal menunaikan kewajiban dalam membayar pajak kendaraan.

"Masih ada kita temukan pengendara yang menugak pajak 2 sampai 5 tahun," katanya di lokasi razia.

Mayoritas pengendara yang kedapatan belum membayar pajak adalah pemilik kendaraan roda dua.

Alasan pengendara karena faktor tidak ada uang untuk membayar dan lupa.

Baca: Rekonstruksi Kasus Meli: Warga Terobos Garis Polisi, Teriaki Tersangka Pembunuh, Polisi Kewalahan

Baca: Blokir Kartu Seluler Prabayar Tahap 2 Dimulai, Anda pun tak Bisa Gunakan Internetnya

Baca: Ditinggal Berberes Sang Ibu, Bayi Baru Lahir Diculik Monyet dan Ditemukan di Dasar Sumur

"Makanya kita sambil memberikan pemahaman kepada pengendara untuk wajib bayar pajak kendaraan. Dan yang kedapatan tidak membayar pajak, kita langsung anjurkan membayar ke outlet bus yang sudah kita siapkan di tempat razia,"tambahnya.

Bagi pengendara yang tidak bisa membayar pajak, motor mereka ditilang bahkan yang tidak membawa surat-surat kendaraa motornya ditahan polisi.

Motor tersebut kemudian diangkut dengan truk untuk dibawa ke Mapolresta Barelang. Pemilik kendaraan dapat mengambilnya kembali jika sudah memenuhi kewajiban yang disyaratkan.

Ia menyampaikan, untuk target pendapatan pajak kendaraan pada tahun 2018 ini sejumlah Rp 282 miliar, lebih tinggi dari tahun lalu.

"2017 kita dikasih target Rp 244 miliar dan bisa tercapai 106 persen sekitar Rp 250 miliar. Tahun ini angkanya naik dan sampai bulan Maret ini, kita sudah mencapai 25 persen dari target,"tambahnya. (dra)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help