Ribuan Guru di AS Demo Tuntut Kenaikan Gaji, Sekolah Terpaksa Ditutup. Begini Nasib Muridnya

Ribuan guru di Amerika Serikat turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa di negara bagian Kentucky dan Oklahoma pada Senin (2/4/2018).

Ribuan Guru di AS Demo Tuntut Kenaikan Gaji, Sekolah Terpaksa Ditutup. Begini Nasib Muridnya
AFP/Bill Pugliano
Ribuan ribu guru melakukan aksi unjuk rasa menuntut kenaikan gaji dan peningkatan pendanaan sekolah di Frankfort, Kentucky, Amerika Serikat, Senin (2/4/2018). 

"Ini tentang mendanai pendidikan publik dan benar-benar memulihkan dukungan yang dibutuhkan semua anak untuk belajar," kata kepala sekolah negara bagian Oklahoma, Joy Hofmeister.

Akibat aksi unjuk rasa, beberapa kelas terpaksa dikosongkan dan sekolah juga ditutup.

Beberapa distrik juga harus menghadapi penutupan kelas yang lama karena para guru akan melanjutkan demonstrasi sampai tuntutan mereka terpenuhi.

Sekolah Negeri Oklahoma City mengumumkan penutupan sekolah hingga Selasa (3/4/2018).

Oklahoma menjadi salah satu dari 12 negara bagian yang memangkas belanja pendidikan setelah resesi 2009, dan gagal memulihkannya ketika perekonomian telah membaik.

Di ibu kota negara bagian Kentucky, Frankfort, ribuan guru juga melakukan aksi demonstrasi.

Seluruh 120 sekolah negeri di masing-masing distrik juga tutup, meskipun sebagian besar murid libur karena memasuki liburan musim semi.

Dalam rancangan fiskal negara bagian Kentucky, dana pendidikan akan dipotong per siswa di sekolah negeri.

Presiden Asosisasi Pendidikan Nasional (NEA) Lily Garcia mengarakan, para guru tidak memiliki kepercayaan kepada legislator negara bagian untuk bertindak tanpa tekanan publik.

"Ini (unjuk rasa) merupakan hasil dari satu dekade sekolah negeri yang kekurangan dana," katanya kepada CNN.

(kompas.com/Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ribuan Guru di AS Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan Gaji dan Dana Pendidikan"

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help