Abu Bakar Ba'asyir Menolak Dipindahkan ke Lapas Dekat Rumah. Apa Ya Penyebabnya

Menkum HAM Yasonna Laoly memastikan, terpidana kasus terorisme tersebut tetap di sel Lapas Gunung Sindur

Abu Bakar Ba'asyir Menolak Dipindahkan ke Lapas Dekat Rumah. Apa Ya Penyebabnya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terdakwa kasus dugaan terorisme, Abu Bakar Baasyir (kanan), berada diruang tunggu Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis, Kamis (16/6/2011). Abu Bakar Baasyir dituntut hukuman seumur hidup oleh jaksa penuntut umum. 

TRIBUNBATAM.ID - Abu Bakar Ba'asyir batal dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jabar ke Lapas yang lebih dekat dengan kediamannya di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly memastikan, terpidana kasus terorisme tersebut akan tetap mendekam di sel Lapas Gunung Sindur.

"Beliau tetap di (Lapas) Gunung Sindur," ujar Yasonna di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Baca: Ibas Yudhoyono Bela Mayjen TNI Terawan. Dia Bilang Pemecatan Itu: Sungguh Terlalu!

Baca: Tak Terlihat Saat Putusan Sidang Cerai Ahok, Ternyata Veronica di London Bersama 2 Orang Ini

Baca: Rp 40 Juta! Sepeda Motor Bekas Amien Rais Dijual Di Situs Jual Beli Online

 Alasannya, Ba'asyir beserta keluarga memohon agar statusnya diubah menjadi tahanan rumah.

Sementara, secara hukum yang berlaku di Indonesia, usulan tersebut tidak mungkin dipenuhi.

Pemerintah kemudian memberikan pilihan agar Ba'asyir dipindahkan ke Lapas dekat dengan kampung halamannya. Namun, itu pun ditolak Ba'asyir dan keluarga.

"Akhirnya kalau mau dipindahkan ke sana (Lapas yang dekat dengan rumah), beliau itu lebih suka tetap di Lapas Gunung Sindur. Tulisan tangannya ada di saya kok," ujar Yasonna.

Halaman
123
Editor: dwie sudarlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved