Ibas Yudhoyono Bela Mayjen TNI Terawan. Dia Bilang Pemecatan Itu: Sungguh Terlalu!

Pemecatan sementara terhadap Terawan dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menuai respons dari banyak kalangan.

Ibas Yudhoyono Bela Mayjen TNI Terawan. Dia Bilang Pemecatan Itu: Sungguh Terlalu!
demokrat.or.id
Edi Baskoro alias Ibas

Ibas menilai pemecatan itu sebagai hal aneh dan tak lepas dari nuansa persaingan.

 Terawan mendapatkan gelar tanda jasa bukan justeru sebaliknya malah dipecat. Aneh bin ajaib persaingan masa kini!”.#SaveDokterTerawan," tulis Ketua Fraksi Partai Demokrat Ini. 

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie juga menyayangkan pemecatan Terawan. 

Hal itu disampaikan Ical di akun Instagramnya, Selasa (3/4/2018).

 "Ramai diberitakan kabar Kepala RSPAD Mayjen TNI dr TerawanAgus Putranto, diberhentikan oleh IDI dengan alasan etik. Metode “cuci otak”nya dipermasalahkan, padahal dengan itu dia telah menolong baik mencegah maupun mengobati puluhan ribu orang penderita stroke.

Saya sendiri termasuk yang merasakan manfaatnya, juga Pak Tri Sutrisno, SBY, AM Hendropriyono, dan banyak tokoh/pejabat, juga masyarakat luas. Mudah menemukan testimoni orang yang tertolong oleh dr Terawan.

Inilah mengapa saya perlu ikut membela dia. Orang yang dengki terhadap keberhasilan orang lain, adalah orang yang tak pandai mensyukuri, bahwa Allah telah memberikan kelebihan pada siapapun yang dikehendakinya.
Mudah-mudahan KASAD sebagai atasannya dapat mengijinkan drTerawan membela diri.

#SaveDokterTerawan," tulisnya, Selasa (3/.4/2018).

 Dipecat karena Metode Cuci Otak

Dikutip  dari Kompas.com, Terawan selama ini diketahui sebagai orang yang mengenalkan metode "cuci otak" untuk mengatasi penyakit stroke.

Terapi "cuci otak" dengan Digital Substracion Angiography (DSA) diklaim bisa menghilangkan penyumbatan di otak yang menjadi penyebab stroke.

Namun, metode "cuci otak" yang dikenalkan Terawan menuai pro kontra.

Di sisi lain, terapi "cuci otak" dinilai belum melalui uji klinik dan belum terbukti secara ilmiah dapat mencegah atau mengobati stroke. (*)

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help