Petugas Keamanan Berpakaian Preman Geruduk Ruang Redaksi dan Tangkap Pimred Media Ini

Kepolisian Mesir menggerebek kantor media online Masir al-Arabia pada Selasa (3/4/2018) sore dan menahan pemimpin redaksi.

Petugas Keamanan Berpakaian Preman Geruduk Ruang Redaksi dan Tangkap Pimred Media Ini
AFP/Mohammed El Shahed
Seorang pria di Mesir membawa salinan surat kabar, yang memuat potret Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, selama konferensi pers oleh Komisi Pemilihan Nasional di Kairo, Senin (2/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, KAIRO - Kepolisian Mesir menggerebek kantor media online Masr al-Arabia pada Selasa (3/4/2018) sore dan menahan pemimpin redaksi.

Dilansir dari Middle East Eye, penyergapan itu dilakukan dua hari setelah badan pengawas media menjatuhkan denda senilai 2.849 dolar Amerika Serikat (Rp 39 juta), atas penerbitan kembali artikel dari New York Times tentang dugaan kecurangan pemilihan presiden Mesir pada pekan lalu.

Petugas keamanan berpakaian preman memasuki kantor Masr al-Arabia pada pukul 15.30 waktu setempat dan meminta jurnali mematikan komputer.

Karyawan menolak untuk menyerahkan perangkat kerja mereka tanpa log out dari akun e-mail mereka.

Pemimpin redaksi Adel Sabry ditangkap dan ditahan di kantor polisi Dokki, di Kairo.

Masr al-Arabia melaporkan, Sabry dituduh melakukan operasional pemberitaan tanpa lisensi setempat.

Pernyataan dari dewan tertinggi pengawasan media Mesir menuduh situs berita tersebut menyebarkan berita palsu.

"Website itu harusnya memeriksa keaslian dari berita atau komentar di dalamnya yang berisi opini," tulis badan pengawas media dalam sebuah pernyataan.

Baca: Fakta Persidangan: Terbukti Ada Perselingkuhan Veronica, Ahok Diberi Hak Asuh Anak Mereka

Baca: Hari Ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok Resmi Jadi Duda, Begini Keputusan Majelis Hakim

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved