Tim Gabungan Lanal-Lantamal Amankan Kapal Tangker! Mengejutkan Hasil Pemeriksaannya!

Tim gabungan Lanal Batam dan Lantamal mengamankan kapal tanker di Tanjunguban. Mengejutkan hasil pemeriksaan fisik kapalnya!

Tim Gabungan Lanal-Lantamal Amankan Kapal Tangker! Mengejutkan Hasil Pemeriksaannya!
Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R Eko Suyatno SE MM 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Tim gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam berhasil menangkap kapal tanker yang diduga melakukan pelanggaran pelayaran di Perairan Tanjung Uban, Selasa (3/4/2018) kemarin.

Baca: Heboh! Omongannya Dipotong Fadli Zon, Begini Jawaban Cerdas Mahfud MD!

Baca: Sempat Jadi Pergunjingan Nasional, Goyangnya Terkenal. Inilah 4 Ladang Harta Pedangdut Zaskia Gotik!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Fakta Mengejutkan Dokter Terawan! Nomor 3-4 Paling Menghebohkan!

Baca: Ahok Resmi Bercerai! Terungkap Inilah 5 Tokoh Dunia yang Bernasib Sama! Nomor 2 Mengejutkan!

"Benar kita amankan kapal yang diduga melakukan pelanggaran pelayaran di Tanjunguban Bintan," kata Danlantamal Laksamana Pertama Eko Suyatno dikonfirmasi, Rabu (4/4/2018).

Kapal tanker yang diamankan itu diketahui bernama MT. Bintang. Saat itu dari Tim Gabungan WFQR IV dan Lanal Batam diketahui kapal tersebut hendak melakukan pelayaran pada koordinat 01˚ 04’ 845” Lintang Utara dan 104˚ 11’ 927” Bujur Timur atau disekitar Perairan Tanjung Uban.

"Dalam proses pemeriksaan ditemukan dugaan pelanggaran bahwa kapal tersebut tidak dilengkapi dengan Surat Ijin Berlayar (SIB) dari Syahbandar," katanya lagi.

Selanjutnya setelah dilakukan pengecekan fisik ternyata kapal MT. Bintang merupakan kapal eks MT. Prosper. Hal ini dapat terlihat dari beberapa bagian kapal yang nampak berbeda diantaranya nomor IMO yang berada dianjungan tidak terdaftar dan dokumen kapal yang berbedera Malabo ini tidak sesuai.

Kapal MT Bintang yang diamankan Lantamal lV  Tanjungpinang
Kapal MT Bintang yang diamankan Lantamal lV Tanjungpinang (Ist)

"Hal ini patut diduga adanya pemalsuan dokumen kapal. Selain itu hasil pemeriksaan awal kapal yang berbobot 792 GT tersebut diduga akan berlayar menuju perairan Outer Port Limit (OPL)," ungkapnya.

Berdasarkan temuan tersebut kapal MT. Bintang bersama nahkoda dan 12 orang Anak Buah Kapal (ABK) dikawal Tim Gabungan WFQR IV dan Lanal Batam menuju Dermaga Tanjung Uban untuk proses hukum lebih lanjut.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan operasi penangkapan tersebut langsung dipimpin Asops dan Asintel Danlantamal IV Tanjungpinang untuk target penyekatan di Tanjung Uban.

Sedangkan Komandan Lanal Batam untuk target penyekatan di Periaran Punggur Batam. Setelah berhasil melakukan penyekatan perlahan kapal didekati untuk kemudian dilakukan pemeriksaan.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help