WADUH. Jangan Suka Intip Isi Ponsel Pasangan. Bisa Didenda Miliaran Rupiah Lho

Pelakunya bisa dijerat hukuman denda 133.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,8 miliar bahkan hukuman penjara hingga satu tahun

WADUH. Jangan Suka Intip Isi Ponsel Pasangan. Bisa Didenda Miliaran Rupiah Lho
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID - Di Arab Saudi kini mengintip isi telepon genggam (ponsel) atau komputer milik pasangan apalagi orang lain, dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

Pelakunya bisa dijerat hukuman denda 133.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,8 miliar bahkan hukuman penjara hingga satu tahun.

Undang-undang yang diberlakukan sejak pekan lalu itu merupakan bagian dari inisiatif pemerintah Arab Saudi untuk memperkuat keamanan informasi, menjaga privasi pengguna internet, sekaligus melindungi moral individu.

Baca: SEPERTI SINETRON Anak yang Hilang Selama 24 Tahun Terungkap Berkat Kepintaran Pensiunan Polisi

Baca: Setelah Bertemu Pria Ini, Yulia Mochamad Gelar Jumpa Pers. Saya Bukan Istri Mas Opick!

Baca: Tak Terlihat Saat Putusan Sidang Cerai Ahok, Ternyata Veronica di London Bersama 2 Orang Ini

Pasal tiga dalam undang-undang baru itu menyatakan para pelanggar bisa dikenakan hukuman mulai dari denda hingga hukuman penjara.

Undang-undang ini juga mengkriminalkan mereka yang memata-matai, mencegat atau menerima data lewat jaringan informasi atau komputer tanpa memiliki otorisasi.

Selain itu, mereka yang menggunakan komputer dengan niat untuk mengancam dan memeras seseorang juga tak luput dari undang-undang baru tersebut.

Sementara bagi mereka yang ketahuan secara sengaja mengakses komputer untuk menghapus, menghancurkan, membocorkan, merusak, atau menyebarkan data pribadi bisa dijatuhi hukuman yang lebih berat yaitu denda hingga 3 juta riyal.

Pemerintah Saudi menganggap langkah ini perlu diambil karena perkembangan media sosial memicu peningkatkan kejahatan siber seperti pemerasan, penggelapan uang, menyebar informasi palsu, dan meretas akun milik orang lain. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul mengintip isi ponsel orang lain jadi tindakan kriminal di arab saudi.

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help