Ini Kata Kepala Bulog Soal 800 Ton Beras yang Tak Tersalurkan. Menolak Disebut Turun Mutu

Kepala Sub Drive Bulog Batam, Agung Rohman mengatakan, penyaluran beras itu sudah dihentikan, dan rencananya akan disalurkan di daerah lain

Ini Kata Kepala Bulog Soal 800 Ton Beras yang Tak Tersalurkan. Menolak Disebut Turun Mutu
tribun batam
Komisi II DPRD Kota Batam sidak ke gudang Bulog, Rabu (7/3/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bulog Batam,mengatakan 800 ton beras yang ditemukan turun mutu tidak akan diedarkan lagi untuk pasar umum.

Kepala Sub Drive Bulog Batam, Agung Rohman mengatakan, penyaluran beras itu sudah dihentikan, dan rencananya akan disalurkan di daerah lain.

"Terkait beras itu , kita sudah sampaikkan penyalurannya akan dipindahkan ke wilayah yang masih ada penyaluran beras miskin (raskin)," ujar Agung Rohman kepada Tribun, Jumat (6/4/2018).

Baca: Inilah 5 Jenis Sakit Kepala! Begini Gejala dan Cara Tercepat Mengatasinya!

Baca: KISAH Park, Mantan Presiden Korsel: Dipenjara, Dimakzulkan dan Kini Divonis Kasus Suap

Baca: Ingin Ulang Fose Foto Masa Kecilnya, Bocah Ini Justru Terjepit dalam Monumen Batu. Akhirnya Begini

Ia mengatakan, 800 ton beras itu bukan untuk umum, melainkan beras program pemerintah seperti raskin atau operasi pasar yang didistribusikan untuk masyarakat kurang mampu.

"Karena di Batam pendistribusian beras ini tidak ada lagi, makanya dihentikan, dan disimpan lama. Beras itu tidak langsung dipindahkan, mungkin karena banyak pertimbangan. Saya juga baru beberapa bulan di sini," kata Agung.

Agung mengatakan, pemindahan beras itu masih dalam proses, karena ada diurus administrasi, perizinannya. Saat ini posisinya masih di Bulog Batam.

Ia membantah beras itu dikatakan sebagai beras turun mutu. Menurut Agung , itu hanya karena penyimpanannya terlalu lama, akibatnya kondisi fisik beras menurun.

"Beras itu hanya seperti berdebu. Begitu kita proses kembali di kipas, blowing kemudian mixing, akan balik lagi seperti beras medium," katanya.(rus)

Tags
Bulog
beras
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved