TribunBatam/

Driver Taksi Menjerit, Biaya Operasional Tinggi

Mahalnya tarif taksi selama ini diakui para pengemudi karena memang biaya yang harus mereka keluarkan juga cukup banyak.

TRIBUNBATAM.id -  Persaingan antara taksi konvensional dengan online bukan hanya pada kemudahan pemesanan, namun juga soal tarif.

Warga merasakan tarif taksi online jauh lebih murah.

Mahalnya tarif taksi selama ini diakui para pengemudi karena memang biaya yang harus mereka keluarkan juga cukup banyak.

Apa saja biaya dan pungutan yang harus mereka tanggung? Masih bisakah ditekan, agar mampu bersaing?

Seorang sopir taksi konvensional di Batuaji juga mengungkapkan adanya beban biaya. Ia hanya mangkal di sejumlah tempat keramaian untuk mendapatkan penumpang.

 Namun, “antrean” juga diberlakukan. Sopir itu juga tergabung dalam wadah koperasi.

Dia mengatakan, wajar saja ongkos taksi konvensional terkesan mahal sebab banyak biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik taksi, baik per bulan maupun per enam bulannya.

Pemilik taksi juga harus membayar biaya bulanan untuk koperasi dan biaya konter atau antrean taksi di pangkalan.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help