Bawaslu Minta Presiden Jokowi Tidak Bagi-bagi Sepeda. Lho, Kenapa Dilarang?

Voucher makan, masih dalam perdebatan. Tapi token listrik kena. Apalagi e-money. Ya, pulsa kena

Bawaslu Minta Presiden Jokowi Tidak Bagi-bagi Sepeda. Lho, Kenapa Dilarang?
Tribun Batam/Dewi Haryati
Seorang pelajar dan warga Galang bahagia mendapat sepeda dari Presiden Joko Widodo, Kamis (23/3/2017) sore. 

Misalnya, jika KPU menetapkan harga satuan bahan kampanye Rp55 ribu, maka bahan kampanye yang diberikan tidak boleh lebih mahal dari itu.

Namun, kata dia, program pemerintah, seperti pembagian sertifikat tanah, peresmian jalan tol, dan pembangunan jembatan, masih dapat dilakukan.

"Yang dibagi bahan kampanye. Kaos boleh, kan bahan kampanye. Bahan kampanye boleh. Kalau bagi-bagi sertifikat, peresmian jalan tol, jembatan, nggak masalah," kata dia.

Selain itu, dia menambahkan, barang-barang lainnya, seperti token listrik, e-money, dan pulsa termasuk barang-barang yang dilarang untuk dibagi-bagikan.

Sementara itu, untuk voucher makan masih dalam perdebatan.

"Voucher makan, masih dalam perdebatan. Tapi token listrik kena. Apalagi e-money. Ya, pulsa kena. Ada yang masuk kemarin di pangkal pinang itu token listrik," tambahnya.  (*)

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help