Kasus Narkoba di Anambas! Ditangkap Polisi, Dua Orang Ini Berstatus Wajib Lapor!

Empat orang yang diamankan Polres Anambas saat penggerebekan narkoba di Siantan, dua orang di antaranya berstatus wajib lapor. Ini alasannya!

Kasus Narkoba di Anambas! Ditangkap Polisi, Dua Orang Ini Berstatus Wajib Lapor!
TRIBUNBATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Kapolres Anambas AKBP Junoto saat tiba di Pelabuhan Pemda Sabtu (17/12) beserta rombongan 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-SY pria yang sebelumnya diamankan polisi dalam kasus pengungkapan narkoba kini berstatus wajib lapor.

Pria yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan salahsatu calon walikota di Tanjungpinang ini, bisa menghirup udara bebas setelah sebelumnya ditangkap setelah mencoba kabur setelah melihat anggota di depan kamar nomor 102 salahsatu wisma di Tanjung Kecamatan Siantan, Jumat (6/4/2018) malam kemarin.

Baca: Benarkah Bercinta di Kamar Hotel Lebih Menggairahkan? Begini Hasil Surveinya!

Baca: Mencekam! Kisah Kapal Selam TNI AL Cegat Iring-Iringan Armada Kapal Induk Inggris di Lautan!

Baca: Hebohkan Anambas! Lihat Polisi Gerebek Kamar, Pria Ini ‎Nekat Kabur! Identitasnya Mengejutkan!

Baca: Terungkap! Golongan Darah Mencerminkan Kepribadian Anda! Golongan Darah Ini Paling Mengejutkan!

Kapolres Anambas, AKBP Junoto yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan, pemberlakuan wajib lapor dikarenakan minimnya alat bukti meski saat dilakukan tes urine yang bersangkutan positif mengkonsumsi narkoba. "Yang bersangkutan kita kenakan wajib lapor," ujarnya melalui WhatsApp Selasa (10/4/2018).

Tidak hanya Sy, terdapat satu orang lain yang berstatus wajib lapor dari keseluruhan empat orang yang diamankan oleh Mapolsek Siantan. Junoto pun kembali menegaskan kalau tidak ada intervensi dari pihak manapun

mengenai langkah, termasuk dalam pengungkapan kasus yang melibatkan Sy di dalamnya. Pihaknya pun belum memberikan tanggapan ketika disinggung berapa lama waktu yang diberikan mengenai status wajib lapor ini.

"Tidak ada intervensi dari pihak manapun. Ada dua orang yang berstatus wajib lapor," tegasnya. ‎Polisi sebelumnya mengamankan empat orang dalam pengungkapan kasus narkoba di Kecamatan Siantan itu. Pengungkapan bermula ketika polisi menangkap Af (25).

Polisi pun kemudian melakukan pengembangan serta mengarah ke kamar nomor 102 di salahsatu wisma di Tanjung Kecamatan Siantan. Dari situ, polisi menciduk Ef alias N (32) bersama Is serta menemukan narkoba jenis sabu dengan berat kotor mencapai 4,71 gram yang berada di luar kamar serta tersimpan dalam botol suplemen makanan.

Total 4,71 gram narkoba jenis sabu itu pun, diketahui telah dipecah menjadi 17 paket dengan rincian 14 paet kecil, dua paket sedang dan satu paket besar dengan berat 2,4 gram.

Selain mengamankan narkoba dan alat hisap, turut diamankan tiga unit telepon genggam dari keempat orang itu. Selain itu, terdapat satu lembar dua Dollar Singapura dan uang tunai Rp 659 ribu dalam pecahan uang yang tersimpan dalam dompet Af berwarna hitam. Sementara dari tangan Ef, ‎diamankan uang tuna Rp 2,1 juta. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved