MOTOGP 2018

Bos Honda Bela Marc Marquez. Sebut Valentino Rossi Jatuh Bukan Karena Senggolan Tapi Karena Ini

Bos tim Repsol Honda, Alberto Puig menilai insiden jatuhnya Valentino Rossi bukan murni kesalahan Marc Marquez

Bos Honda Bela Marc Marquez. Sebut Valentino Rossi Jatuh Bukan Karena Senggolan Tapi Karena Ini
KOLASE TRIBUNnews
Bos Tim Repsol honda Alberto Puig (kanan) menyebut Valentino Rossi (kiri) jatuh karena kesalahan sendiri dalam insiden di GP Argentin akhir pekan lalu. 

"Tidak dengan kamera dan manajermu, dia harus memiliki rasa hormat," lanjut pebalap 39 tahun itu.

"Marquez dengan sengaja datang ke aku saat di lintasan. Dia sengaja mencari masalah dengan pebalap lainnya, itu adalah strateginya untuk mencari kaki pebalap lain," ujar Rossi.

"Dia merusak olahraga kami," tegasnya.

Seperti yang diketahui, saat berada di lap ke-20 karena disenggol oleh pebalap tim Honda, Marc Marquez, yang berusaha mengambil posisi keenam.

Marquez yang mencoba menyalip Rossi dari sisi dalam tikungan 13, justru melebar sehingga mendorong Rossi keluar dari trek.

Motor Rossi akhirnya menyentuh rumput dan membuatnya terjatuh dari motor.

Insiden tersebut membuat Rossi harus rela finis di posisi ke-19 pekan ini.

Senggolan Marc Marquez dengan Valentino Rossi
Senggolan Marc Marquez dengan Valentino Rossi (TWITTER/MOTOGP)

Posisi Marquez juga turun ke posisi ke-18 lantaran mendapat penalti akibat perbuatannya itu.

Bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengungkapkan sangat tak bisa menerima perbuatan Marquez yang membahayakan Rossi tersebut.

"Sebagai tim kami tidak bisa menerima tindakan yang dilakukan oleh Marquez," ujar Jarvis seperti dikutip TribunWow.com dari Motorsport Senin.

Posisi Marquez juga turun ke posisi ke-18 lantaran mendapat penalti akibat perbuatannya itu.

Bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengungkapkan sangat tak bisa menerima perbuatan Marquez yang membahayakan Rossi tersebut.

"Sebagai tim kami tidak bisa menerima tindakan yang dilakukan oleh Marquez," ujar Jarvis seperti dikutip TribunWow.com dari Motorsport.

"Apa yang dia lakukan dua kali saat balapan tidak dapat di terima," lanjutnya.

"Pertama dengan Aleix Espargaro dan kemudian dengan Valentino, yang juga beresiko mendapatkan luka dan kehilangan banyak poin," tegas Jarvis.

Tak hanya Rossi, Marquez juga sempat menyenggol motor bagian belakang Espargaro yang untungnya masih bisa mengendalikan motor dan tak terjatuh.

Bahkan, Jarvis hingga melaporkan insiden tersebut langsung pada Race Direction dan FIM.

"Kami mendatangi Race Direction untuk membuat posisi kami jelas dan Valentino datang dengan kami untuk menyatakan opininya secara langsung. Sekarang kami harus menunggu keputusan Race Direction dan FIM," jelasnnya.

Marc Marquez vs Valentino Rossi
Marc Marquez vs Valentino Rossi (TWITTER/MOTOGP)

"Mereka harus memutuskan apakah bisa melakukan sesuatu yang lain, karena mereka sudah memberinya sebuah penalti 30 detik di balapan," lanjut Jarvis.

Insiden tersebut juga membuat Rossi kini takut berada di dekat Marquez saat di lintasan lantaran menurutnya sangat berbahaya.

"Valentino mengatakan Marquez sangat bahaya dan takut berada di dekat Marquez saat di lintasan. Ini adalah masalah yang harus diselesaikan, tidak hanya untuk kami tapi untuk seluruh bagian MotoGP," jelasnya.

Usai balapan berakhir, Marquez diketahui sempat mendatangi Rossi untuk meminta maaf.

Namun, kedatangan pebalap asal Spanyol itu langsung ditolak oleh kru Rossi, Uccio Salucci.

"Saat ini aku tidak tertarik berbicara dengan Honda atau Marquez. Dia mencoba datang pada kami, tapi ini bukan waktu yang tepat untuk melakukannya," tegas Jarvis.(*)

Editor: nandrson
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved