Kejagung Turun ke Kepri, Minta Pidsus Jangan Ngurus Penyidikan Saja! Urus Juga Ini!

Pejabat Kejaksaan Agung turun ke Kejati Kepri, Kejagung minta Pidsus tidak terpaku ngurus penyidikan saja. Tapi juga ngurus soal ini: Pencegahan!

Kejagung Turun ke Kepri, Minta Pidsus Jangan Ngurus Penyidikan Saja! Urus Juga Ini!
tribunbatam/wahib waffa
Staf Ahli Kejagung Sudung Situmorang 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Korupsi masih merajalela. Banyak masalah yang terjadi hingga akhirnya korupsi masih terus subur di tanah air Indonesia. Melihat hal tersebut perlu upaya intens dari sisi pencegahan.

Hal itu yang dilakukan oleh staf ahli Kajagung Sudung Situmorang yang juga mantan Kajati Kepri saat datang ke Kejati Kepri yang berlokasi di Senggarang Tanjungpinang, Kamis (12/4/2018).

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Bagian Tubuh Ayam Paling Berisiko! Jangan Dimakan Terlalu Sering!

Baca: Terungkap! Golongan Darah Mencerminkan Kepribadian Anda! Golongan Darah Ini Paling Mengejutkan!

Baca: BREAKINGNEWS: Tertangkap Narkoba, Sekdaprov: Kabid di Distamben Kepri Ini Terancam Dipecat!

Baca: Mencekam! Kisah Kapal Selam TNI AL Cegat Iring-Iringan Armada Kapal Induk Inggris di Lautan!

"Kegiatan ini merupakan sosialisasi pencegahan masalah korupsi. Tidak hanya penindakan saja. Kita cari akar permasalahannya dimana setelah proses hukum selesai. Apakah di Pemda atau Kejaksaanya," kata Sudung Situmorang usai kegiatan sosialisasi jaksa Kejati Kepri.

Ia menilai perlu evaluasi secara terus-menerus oleh kejaksaan apa yang menjadi akar permasalahan korupsi masih tumbuh subur di Indonesia. Korps Adhyaksa pun terus melakukan evaluasi bilamana dalam satu perkara yang selesai disidangkan.

"Kita cari akar masalahnya. Apakah dikejaksaan atau di Pemda misalnya. Kita Surati itu bupati, gubernur atau walikota

jika memang ada masalah yang menyebabkan munculnya korupsi. Kita evaluasi apa yang penyebabnya hingga terjadinya penyalahgunaan," ungkapnya.

Selain itu, kejaksaan juga harus kerja lebih cerdas dalam menentukan layak dan tidaknya sebuah perkara naik ke penyidikan. Kelayakan itu tentunya dari bukti yang didapat apakah memiliki kualitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Kemudian pencegahan korupsi sebenarnya telah dilakukan selain di bidang pidsus, yakni bidang Datun dan Intelegen. Di bidang Datun sendiri ada pencegahan secara MoU dengan pihak pemerintah.

"Intelegen kita tau ada pendampingan yakni melalui TP4D (Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah). Pencegahan juga di Pidsus. Pidsus ini dari penyelidikan, penyidikan hingga eksekusi.

Nah pencegahannya di pidsus yakni mencari akar permasalahannya dalam mengevaluasi apa yang jadi penyebab terjadinya korupsi," tutupnya.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved