Wali Kota Batam Tak Ikhlas, Masih Banyak Warga Batam Berobat ke Luar Negeri. Ini Sebabnya

Meski ada rumah sakit lokal, tak sedikit warga Indonesia masih berobat ke luar negeri, termasuk dari Kepulauan Riau

Wali Kota Batam Tak Ikhlas, Masih Banyak Warga Batam Berobat ke Luar Negeri. Ini Sebabnya
TRIBUNBATAm/ROMA ULY SIANTURI
Pembukaan Annual Science Meeting 2018, IDI Wilayah Kepulauan Riau di Hotel Swiss Bell Harborbay, Kamis (12/4/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Meski ada rumah sakit lokal, tak sedikit warga Indonesia masih berobat ke luar negeri, termasuk dari Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Ketua IDI Wilayah Kepulauan Riau, dr.Rusdani, dalam pertemuan ilmiah tahunan yang berlangsung Hotel Swiss Bell Harborbay.

Karena fakta itu, pertemuan ilmiah ini untuk transfer ilmu dengan harapan tak ada lagi pasien pergi ke luar negeri.

Baca: Pernikahan Usia Dini: Ada Apa dengan Anambas? Ini Jawabannya!

Baca: Ehem! Lewat Lagu Sang Penggoda, Tata Janeeta Sindir Kelakuan Sang Suami! Mengejutkan Responnya!

Baca: GEGER! Rumah Busuk Bekas Terbakar Ini Dijual Rp 11 Miliar. Pengguna FB di AS pun Heboh

"Tujuan acara ini untuk transfer ilmu. Kita berharap transfer ilmunya bagus dan bisa dipraktekkan. Mudah-mudahan bertambahnya ilmu dokter, tak ada lagi pasien yang keluar negeri," kata Ketua IDI Wilayah Provinsi Kepri, dr.Rusdani dalam kata sambutannya, Kamis (12/4/2018).

Terkait fakta itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam sambutannya mengatakan, tidak ikhlas dengan kenyataan masih banyaknya warga Batam yang pergi berobat ke luar negeri, sementara di Batam sudah tersedia.

"Kita tak bosan-bosan mengatakan bahwa begitu besar jumlah warga kita yang berobat dan menghabiskan uangnya di sana (luar negeri). Pemko punya lahan. Dokter, ayo sama-sama kita bangun Batam. Apalagi, kita sekarang sedang membangun kota Pariwisata. Ayo Bapak, Ibu. Ketika mereka (wisatawan) mengunjungi Batam, mereka juga membutuhkan dokter untuk kesehatan mereka," kata Rudi.

Baca: Pemko Gelar Peringatan Isra Miraj Kota Batam 13 April 2018 di Sagulung. Undang Ustad Kondang Ini

Baca: Walau Setor Puluhan Miliar ke APBD, Pemprov Jakarta akan Jual Sahamnya di Perusahaan Bir

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dr Sulastri mengatakan, dokter merupakan profesi yang sangat penting dalam kehidupan manusia. 

Ia berharap IDI bisa memberikan manfaat yang sangat besar. 

"Semoga kedepan Kepri bisa menjadi tuan rumah. IDI diharapkan bisa membantu Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Kami juga meminta pemerintah mengurus izin praktek agar bisa ditempatkan di wilayah-wilayah yang membutuhkan," ujarnya.

Pembukaan acara ini ditandai dengan pemukulan gong. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved