BC Karimun Tangkap Kapal Miras dan Rokok Ilegal dari Batam. Rokoknya Produksi Hong Kong.Lho

Tim patroli Kanwil Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri kembali menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras dan rokok ilegal.

BC Karimun Tangkap Kapal Miras dan Rokok Ilegal dari Batam. Rokoknya Produksi Hong Kong.Lho
Kapal penyelundup rokok dan miras ilegal yang diamankan Kanwil DJBC Khusus Kepri di Karimun 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.id, KARIMUN - Tim patroli Kanwil Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri kembali menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras dan rokok ilegal.

Penegahan dilakukan oleh tim patroli BC 10022 terhadap kapal tanpa nama bermesin Yamaha 3x200 HP, Rabu (11/4/2018), sekira pukul 05.00 WIB di sekitaran perairan Pulau Kas.

Saat diperiksa, kapal yang diawaki empat orang tersebut membawa muatan berupa 43 karung barang berisi miras dan 12 karung rokok ilegal.

Barang-barang itu dibawa dari Batam tujuan Kuala Enok, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau.

"Kapal, ABK serta muatannya sudah kita amankan di Kanwil DJBC Khusus Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Refly Silalahi, Jumat (13/4/2018).

Barang-barang disita BC terdiri dari 12 karung rokok merek Double Happiness buatan Hong Kong dengan jumlah total 115 ribu batang.

"Potensi kerugian negara diperkirakan sebesar Rp 71.875.000," ujar Refly.

Selanjutnya adalah minuman keras yang terdiri dari 192 botol merk Martell VSOP, 120 botol merk 700, 108 botol merk Bacardi, 84 botol merk Gordon's, 108 botol merk Smirnoff dan 324 botol merk Jose Cuero Especial

"Jumlah keseluruhan 936 botol dengan potensi kerugian negaranya sebesar Rp 97.953.300," tambah Refly.

Total kerugian negara dari penyelundupan ini adalah Rp169.828.300.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved