Ratusan Wanita Kirim Video Tanpa Busana Lalu Diperas, Begini Analisa Pakar Psikologi

Ratusan perempuan menjadi korban pemerasan foto dan video bugil oleh narapidana

Ratusan Wanita Kirim Video Tanpa Busana Lalu Diperas, Begini Analisa Pakar Psikologi
Pelaku pemerasan terhadap perempuan yang mengancam akan menyebarkan video tanpa busana mereka 

TRIBUNBATAM.id - Ratusan perempuan menjadi korban pemerasan foto dan video bugil oleh narapidana, seperti yang terungkap di Lapas Jelekong, Kabupaten Bandung.

Di lapas tersebut tercatat 89 perempuan yang menjadi korban pemerasan foto dan video bugil namun polisi memperkirakan jumlah korban seluruhnya lebih kurang 300 orang karena pendataan akhir belum tuntas.

Pelaku memilih korban secara acak melalui media sosial dengan menggunakan foto dan identitas palsu untuk berkenalan dengan korban melalui Facebook, Meet Me, IMO, WhatsApp, Grindr, Friend Club, dan Instagram.

Baca: Pasutri Ini Buka Bisnis Unik Sewakan Mas Kawin Uang Tunai Ratusan Juta dan Mercedes. Ini Syaratnya

Baca: Jerman Tegaskan Tidak Akan Ikut Campur Rencana Penyerangan ke Suriah, Trauma Perang Dunia?

Baca: Ingat Temuan Bayi dalam Koper? Orangtua Biologis Bayi Jalani Sidang. Ini Fakta yang Terungkap

Setelah itu para narapidana tersebut berusaha menjalin hubungan lebih jauh melalui aplikasi percakapan suara maupun video dengan janji akan dinikahi.

Tersangka mengaku bekerja sebagai staf pelayaran yang sedang bekerja di luar negeri maupun di luar pulau dengan janji akan menemui serta menikahi korban setelah selesai bertugas dan mendapat cuti dari atasannya.

Korban dirayu untuk melakukan video seks dan tanpa sepengetahuan korban, videonya direkam. Setelah itu pelaku berpura-pura mengajukan cuti agar bisa menemui korban dan menghubungkan korban dengan rekan narapidana, yang pura-pura berperan sebagai atasan.

Untuk izin cuti, korban didesak mentransfer sejumlah uang dengan ancaman jika korban kesulitan mengirim uang maka foto atau video bugil korban disebar ke internet.

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved