Hangout

Serunya Wisata di Kampung Terih, Bisa Keliling Hutan Bakau Naik Perahu

Walaupun letaknya sedikit jauh dari tengah kota, tapi Anda akan terpuaskan oleh pemandangan dan keindahan yang ada di Kampung Terih.

Serunya Wisata di Kampung Terih, Bisa Keliling Hutan Bakau Naik Perahu
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

NAMA Kampung Terih belakangan ini cukup populer di Batam. Apalagi, kawasan wisata alam ini selalu melakukan upgrade suasana terbaru agar pengunjung tidak merasa bosan dan bisa datang terus ke Kampung Terih.

Walaupun letaknya sedikit jauh dari tengah kota, tapi Anda akan terpuaskan oleh pemandangan dan keindahan yang ada di Kampung Terih. Saat di sana akan terlihat wilayah Batam Centre.

Kampung Terih yang dikelilingi dengan hutan bakau ini disulap oleh pengurusnya menjadi tempat yang cantik untuk berfoto-foto.

Sepanjang hutan bakau, akan ada pelantar sepanjang 200 meter. Dari ujung ke ujung akan ada tulisan yang menarik, hiasan topi-topi dan nama - nama dari pohon bakaunya.

"Untuk saat ini, di Batam baru di Kampung Terih yang punya pelantar sepanjang ini. Ini pelantar terpanjang di Batam untuk tempat wisatanya," kata Bams Nektar selaku ketua Pok Darwis (Kelompok Sadar Wisata) kepada Tribun.

Kampung Terih
(TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI)

Di ujung pelantar Anda akan disambut dengan beberapa spot foto yang menarik. Karena berada di pinggir hutan bakau, tentu tanah tidak rata, banyak terdapat pasir pantai, dan akar-akar dari pohon bakau itu sendiri.

Menariknya, agar terpuaskan selama melihat hutan bakau, para pengunjung bisa berkeliling di sekitar hutan bakau menggunakan perahu-perahu yang sudah disediakan di Kampung Terih. Selain itu juga bisa besantai di pondok-pondok pinggir bakau yang rindang dan sejuk. (*)

Banyak Spot Foto Menarik

SELAIN memiliki pelantar terpanjang, hal yang tidak bisa Anda lewatkan adalah mengabadikan moment saat berada di sini. Sebab, ada banyak banget spot foto yang menarik di kampung Terih.

Identik dengan pohon-pohon bakaunya, di sini juga ada pohon besar yang dilengkapi rumah pohon.
Suasana rumah pohon juga dibuat berbeda-beda agar tak membosankan.

Halaman
12
Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help