TribunBatam/

Terungkap! Jokowi Memang Pernah Tawarkan Posisi Cawapres untuk Prabowo. Apa Sikap Prabowo?

Saat menawari Prabowo sebagai cawapres, Jokowi berkaca pada Pilkada DKI Jakarta yang dipenuhi ketegangan dan berpotensi memicu konflik

Terungkap! Jokowi Memang Pernah Tawarkan Posisi Cawapres untuk Prabowo. Apa Sikap Prabowo?
Kementerian Sekretaris Negara
Presiden Joko Widodo saat bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Senin (31/10/2016). 

TRIBUNBATAM.ID - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan, alasan utama Presiden Joko Widodo ingin menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai cawapres untuk menjaga persatuan.

Ia mengungkapkan, saat menawari Prabowo sebagai cawapres, Jokowi berkaca pada Pilkada DKI Jakarta yang dipenuhi ketegangan dan berpotensi memicu konflik.

"Beliau menyampaikan, bayangkan gaduhnya republik ini. DKI Jakarta saja yang satu provinsi luar biasa gaung perbedaannya."

"Kemudian intoleransi meningkat dengan simpul-simpul agama," kata Romahurmuziy alias Gus Romy, di sela Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patra, Semarang, Jateng, Jumat (13/4/2018)

Baca: VIRAL. Beredar Video Prabowo Bertelanjang Dada Diarak Kadernya. Ini Bukti Kesehatan Fisik Capres

Baca: Senyum Presiden Jokowi Saat Gendong Bocah Bernama Jokowi di Asmat

Baca: Mahfud MD Beri Kode Keras. Siap Menjadi Cawapres Jokowi dengan Syarat Ini

Ia memaklumi kekhawatiran Jokowi. Menurut dia, dengan pelaksanaan Pemilu 2019 yang digelar serentak dan yang diikuti sekitar 320.000 calon anggota legislatif (caleg), potensi perpecahan bisa terjadi jika Jokowi dan Prabowo kembali berhadapan.

Alasannya, masing-masing caleg akan mengampanyekan Jokowi dan Prabowo sekaligus karena waktu pencoblosan pileg dan pilpres berbarengan.

"Masing-masing (caleg) mengampanyekan hanya dua kutub, Jokowi atau Prabowo."

Halaman
123
Editor: dwie sudarlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help