Sebelum Tinggalkan Batam, Menteri Perdagangan Pesan Satu Hal Penting Ini ke Gubernur Terkait HIPMI

Sebelum meninggalkan Batam, ada pesan khusus yang disampaikan Mendag RI, Enggartiasto Lukita langsung kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Sebelum Tinggalkan Batam, Menteri Perdagangan Pesan Satu Hal Penting Ini ke Gubernur Terkait HIPMI
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat menyampaikan hasil rapat kerja Kementerian Perdagangan 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Sebelum meninggalkan Batam, ada pesan khusus yang disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Enggartiasto Lukita langsung kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Batam, bisa bersinergi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

"Saya titip HIPMI ke gubernur. Mereka ini adik-adik saya," kata Enggartiasto, sebelum menutup diskusi publiknya di Hotel Radisson Batam, Jumat (13/4/2018).

Enggartiasto sendiri sebelumnya dikenal sebagai seorang pengusaha. Hingga akhirnya ia terjun ke dunia politik.

Pun, ia mengingatkan dalam kesempatan itu hal yang sama, kalau Presiden Joko Widodo sebelumnya merupakan seorang pengusaha.

"Kerja yang baik. Kalau tak, awas," ujarnya.

Baca: HIPMI Incar Sektor Kemaritiman di Provinsi Kepri

Baca: Hanya Modal Sampul Buku dan Majalah, 10 Foto Spektakuler Ini Bikin Wajah Anda Jadi Gokil Abis

Baca: Habiskan Miliaran untuk Operasi Plastik, Warganet Justru Miris Lihat Rumah Alm Ibunda Lucinta Luna

Sementara itu mewakili HIPMI, Wakil Ketua Bidang Perindustrian, Perdagangan dan BUMN BPD HIPMI Kepri, Lisa Yulia, merespons positif imbauan Mendag.

Dikatakannya, HIPMI Kepri memang sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah, terutama dalam menjalankan kinerjanya.

"Kami berharap bisa menjadi bagian dalam setiap proyek atau kegiatan yang dilaksanakan Pemprov, Pemko atau Pemkab yang ada di Kepri. Pak Enggartiasto saja menitip kami ke pemerintah," kata Lisa.

Dukungan itu lanjutnya, bisa dalam bentuk bantuan produk. Selain itu peluang untuk mendapatkan kegiatan mulai dari kegiatan berskala kecil hingga besar. Termasuk juga kemudahan perizinan dalam melakukan ekspor-impor barang.

"Sehingga pemerintah tak mengandalkan pengusaha besar saja untuk ekspor. Tapi UMKM juga dilibatkan," ujarnya. (*)

Baca berita terkait di harian Tribun Batam edisi Minggu (14/4/2018)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved