TribunBatam/

Mengandung Bakteri Berbahaya, 200 Juta Telur Ayam Ditarik dari Pasaran

FDA menarik lebih dari 200 juta butir telur dari pasaran, setelah 22 orang dilaporkan sakit usai mengonsumsi telur ayam.

Mengandung Bakteri Berbahaya, 200 Juta Telur Ayam Ditarik dari Pasaran
internet
Telur ayam 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON DC - Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) menarik lebih dari 200 juta butir telur dari pasaran, setelah 22 orang dilaporkan sakit usai mengonsumsi telur ayam.

Perusahaan Rose Acre Farms di Seymour, Indiana, secara sukarela menarik 206,7 juta butir telur untuk menanggapi kemungkinan adanya bakteri salmonella di dalam telur.

Pada Jumat (13/4/2018), FDA mengumumkan telur-telur yang dikhawatirkan mengandung bakteri salmonella dari peternakan di Hyde County, Carolina Utara itu telah tersebar di 9 negara bagian.

Peternakan tersebut memproduksi sekitar 2,3 juta telur per hari dengan 3 juta ayam betina.

"Konsumen yang membeli telur ini seharusnya tidak mengonsumsinya. Buang saja atau kembalikan ke toko untuk meminta pengembalian uang," kicau komisioner FDA Scott Gottlieb di Twitter.

Baca: Rayakan Paskah. Anak-anak dan Remaja Berebut Cari Telur Paskah Usai Ibadah Pukul 04.30 WIB

Baca: Makan Putih Telur Setiap Hari selama Dua Minggu, Hasilnya Dahsyat

FDA juga meminta telur dari dengan merek seperti Country Daybreak, Coburn Farms, Crystal Farms, dan sebagainya untuk menarik telur-telur di pasaran.

Salmonella dapat menyebabkan infeksi serius yang terkadang berakhir fatal, terutama kepada anak-anak, orang tua, dan orang dengan sistem imun lemah.

Bakteri ini biasanya mengontaminasi unggas, daging, telur, dan air, sehingga menyebabkan demam, diare, mual, muntah dan sakit perut pada manusia.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help