Pemko Tanjungpinang Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Hiburan saat Ramadan!

Sebulan jelan bulan Ramadan, Pemko Tanjungpinang siapkan aturan jam operasional tempat hiburan. Begini penjelasan Sekda!

Pemko Tanjungpinang Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Hiburan saat Ramadan!
TRIBUNBATAM/M IKHWAN
Sekdako Tanjungpinang Riono 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Bulan Ramadan 1439 H akan tiba sekitar sebulan lagi. Pada bulan tersebut, umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengatur jam buka tempat usaha hiburan selama Bulan Ramadan. Aturan tersebut segera diedarkan kepada pemilik usaha tempat hiburan untuk dipatuhi demi kehusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah Ramadan.

Baca: BREAKINGNEWS: Mobil Terbalik di Tanjungpinang, Saksi: Mobil Seperti Terjun! Begini Nasib Sopirnya!

Baca: Pedagang Pasar di Bintan Ngeluh ke Bupati! Mereka Takut Pasar di Bintan Sepi Lalu Mati!

Baca: Heboh! Pedangdut Cantik Ini Mengaku Digoda Penyanyi Ternama. Siapa Dia?

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono mengatakan pengaturan jam operasional tempat usaha hiburan umum tersebut dilakukan untuk menghormati umat muslim yang melaksanakan ibadah selama Ramadan. Untuk itu, dia pun meminta semua pelaku usaha hiburan menaati aturan tersebut.

"Aturannya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya ada perubahan sedikit. Saya berharap, tidak timbul polemik setelah surat edaran ini diberikan," katanya usai memimpin rapat pembahasan jam operasional tempat usaha hiburan umum selama Ramadan 1439 H di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (16/4/2018).

Riono menjelaskan tempat hiburan seperti bilyard, playstation, warnet, pijat refleksi, pijat tuna netra, KTV karoke untuk ditutup selama lima hari. Yakni dua hari awal Ramadan, malam nuzulul Quran 17 Ramadan dan dua hari akhir Ramadhan.

"Di luar fasilitas hotel seperti Diskotik, Pub, Live Music, Panti Pijat dan Gelanggang Permainan ditutup selama Bulan Suci Ramadan," katanya.

Sedangkan untuk rumah makan dan kedai kopi harus dibuka penuh dan dilarang dipasangi tirai. Pemilik juga diharuskan untuk memasang spanduk berisikan imbauan untuk menghormati umat muslim.

Kemudian masyakat juga tidak diperkenankan berada di kawasan umum seperti taman kota dan lainnya diatas pukul 24.00 WIB.

"Untuk pedagang kaki lima dan pedagang musiman selama bulan suci Ramadan untuk tidak berjualan di trotoar, taman, jalur hijau, kecuali pada tempat yang ditentukan dan itu juga harus menjaga ketertiban, kebersihan dan keindahan lingkungan," katanya.

Lebih lanjut menurutnya, bagi yang melanggar ketentuan yang ditetapkan tersebut, akan dikenakan sangsi berupa teguran, pencabutan izin usaha hingga sangsi pidana. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved