Tiga Target yang Digempur AS CS di Suriah Ini Luluh Lantak, Ini Penampakan Before dan Afternya

Rudal-rudal itu dilesatkan dari sejumlah pesawat jet tempur dan beberapa kapal perang yang berada di Laut Merah.

Tiga Target yang Digempur AS CS di Suriah Ini Luluh Lantak, Ini Penampakan Before dan Afternya
youtube
Amerika Bombardir Suriah, Pengamat: ISIS dan Alqaida justru Senang, 14 April 2018 

Rudal jelajah Tomahawk tengah dilesatkan dari kapal perang USS Monterey pada 14 April 2018. Foto: EPA

AS sejatinya pernah memberlakukan sanksi ekonomi kepada 217 karyawan SSRC yang disebut "punya keahlian kimia dan disiplin ilmu terkait dan/atau pernah bekerja mendukung program senjata kimia SSRC sejak setidaknya 2012".

Walau adanya tuduhan-tuduhan itu, OPCW melaporkan bahwa pihaknya telah menjalankankan dua pemeriksaan di fasilitas Barzah dan Dummar (yang juga dikenal dengan nama Jamraya) pada Februari dan November 2017.

Dari pemantauan tersebut, OPCW mengaku tidak menemukan "aktivitas apapun yang tidak sejalan dengan kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur CWC".

2. Lokasi penyimpanan senjata kimia Him Shinshar, sebelah barat Homs

Foto: US DEPARTMENT OF DEFENSE

Kepala staf gabungan militer AS, Jenderal Joseph Dunford, mengatakan bahwa AS meyakini ini adalah "lokasi utama pembuatan Sarin di Suriah beserta perlengkapan produksi bahan bakunya".

Disebutkan Letnan Jenderal Kenneth McKenzie selaku direktur Staf Gabungan militer AS, sebanyak 22 rudal menghantam lokasi ini dengan rincian sembilan rudal Tomahawk AS, delapan rudal Storm Shadow milik Inggris, serta lima rudal jelajah dan dua rudal SCALP milik Prancis.

Fasilitas Hum Shinshar, sebelum dan sesudah serangan.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan fasilitas ini digunakan untuk "menyimpan bahan baku senjata kimia sehingga melanggar kewajiban-kewajiban Suriah di bawha Konvensi Senjata Kimia".

Bahan baku senjata kimia di lokasi tersebut ditengarai mampu menghasilkan gas beracun seperti Sarin.

"Dengan menggunakan analisa sains secara sangat hati-hati, ditentukanlah lokasi terbaik menargetkan Storm Shadows untuk memaksimalkan penghancuran stok bahan kimia sekaligus meminimalkan risiko kontaminasi di daerah sekitar," papar Kementerian Pertahanan Inggris.

Kantor berita pemerintah Suriah melaporkan sejumlah rudal menargetkan posisi militer di Provinsi Homs, namun rudal-rudal itu telah "ditangkal dan dialihkan dari jalurnya".

Sebanyak tiga warga sipil luka-luka dalam serangan itu, menurut kantor berita pemerintah Suriah, tanpa menjelaskannya secara rinci.

3. Ruang bawah tanah senjata kimia Him Shinshar, sebelah barat Homs

Foto: US DEPARTMENT OF DEFENSE

Jenderal Dunford mengatakan ruang bawah tanah, yang berada sekitar tujuh kilometer dari lokasi penyimpanan senjata kimia, "berisi fasilitas penyimpanan perlengkapan senjata kimia dan pos komando penting".

Menurut Letnan Jenderal Kenneth McKenzie selaku direktur Staf Gabungan militer AS, sebanyak tujuh rudal SCALP diterjunkan dan "sukses mengenai" ruang bawah tanah tersebut.

Dia menambahkan, serangan AS, Inggris, dan Prancis "mampu membuat sistem pertahanan udara Suriah kewalahan".

"Kami percaya diri bahwa semua rudal kami mencapai targetnya. Pada akhir misi serangan, semua pesawat kembali ke pangkalan dengan selamat," ujarnya.

Militer AS memperkirakan lebih dari rudal dari darat ke udara telah diluncurkan pasukan pemerintah Suriah.

Namun, "peluncuran-peluncruan itu terjadi setelah rampungnya serangan kami," kata McKenzie.

Apa yang dikatakan Rusia?

Juru bicara militer Rusia, Kolonel Jenderal Sergei Rudskoi, mengatakan kepada para wartawan di Moskow bahwa "sejumlah landasan udara militer Suriah, industri, dan fasilitas riset" menjadi target serangan rudal AS, Inggris, dan Prancis.

Menurutnya, laporan awal menunjukkan sebanyak 103 rudal jelajah telah dilesatkan ke Suriah dalam serangan tersebut.

Sistem pertahanan udara Suriah yang sebagian besar dipasang pada era Uni Soviet, menurutnya, "secara sukses menangkal serangan udara dan laut".

Sebanyak 71 rudal jelajah berhasil ditangkis, kata Rudskoi.

Data militer Rusia juga menunjukkan:

- Empat rudal menyasar ke Bandara Internasional Damaskus

- 12 rudal menargetkan pangkalan udara Dumayr, sebelah timur Damaskus. Namun, semuanya ditembak jatuh.

- 18 rudal menargetkan pangkalan udara Marj Ruhayil (Bulay) di sebelah selatan Damaskus.

- 12 rudal menargetkan pangkalan udara Shayrat, namun semuanya ditembak jatuh.
Empat dari sembilan rudal yang menyasar pangkalan udara militer Mezzeh ditembak jatuh.

- 13 dari 16 rudal yang menargetkan "kubah udara Homs" ditembak jatuh.

- 30 rudal menargetkan fasilitas yang diduga berkaitan dengan dugaan program senjata kimia Suriah di Barzeh dan Jaramana di sebelah tenggara Damaskus.

- Sebanyak tujuh rudal ditembak jatuh. Fasilitas-fasilitas itu sebagian hancur, namun sudah lama tidak digunakan, kata Rodskoi.

"Rusia menganggap serangan itu adalah respons dari kesuksesan angkatan bersenjata Suriah dalam memerangi terorisme internasional dan membebaskan wilayahnya, alih-alih respons terhadap dugaan serangan kimia," ujar Rudskoi. (bbc indonesia)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help