BP2KKA Sentil Pemkab Anambas, Fadhil Blak-blakan Ungkap Kelakuan Pejabat Anambas!

BP2KKA mengkritisi pola kegiatan Pemkab Anambas. Selain terjebak seremonial, juga terpaku menunggu kucuran dana pemerintah pusat. Ada apa?

BP2KKA Sentil Pemkab Anambas, Fadhil Blak-blakan Ungkap Kelakuan Pejabat Anambas!
istimewa
Humas BP2KKA, Fadhil Hasan SH 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Pemerintah Daerah diimbau mengurangi kegiatan seremonial. Fadhil Hasan, Humas Badan Pembentukan dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KKA) menilai, sejauh ini masih banyak kegiatan Pemerintah ‎Daerah, namun tidak menyentuh substansi dan solusinya.

Baca: Mengejutkan! Angka Perceraian PNS di Anambas Akibat Orang Ketiga Tidak Sedikit!

Baca: Perceraian Keduanya Bikin Heboh! Setelah Rujuk Mantan Suami, Penampilan Artis Ini Mengagetkan!

"Kurangilah kegiatan seremonial itu. Kalau dilihat, masih banyak kegiatan yang terkesan seremonial dan lari dari tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan," ujarnya Selasa (17/4/2018).

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah dirasa perlu untuk menciptakan inovasi dalam menghasilkan pundi-pundi pendapatan yang diharapkan bisa mendongkrak APBD.

Menurutnya, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) cenderung hanya menghabiskan dan menunggu kucuran dana dari Pemerintah Pusat.

Beberapa daerah, diakuinya cenderung mencari bahkan menghasilkan inovasi sehingga memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah. ‎

"Polanya bukan menghabiskan. Jangan hanya menunggu bola. Selama ini saya melihat masih seperti itu.

Baca: Pengumuman Hasil SNMPTN 2018 Hari Ini! Siapkan NISN dan Tanggal Lahir, Cek Namamu di Sini!

Baca: Unggah Foto Istri Siapkan Sarapan, Begini Mewahnya Ruang Makan Kediaman Andrey Taulany!

Polanya menghabiskan, bukan mencari dan menghasilkan pendapatan sehingga memberikan kontribusi bagi daerah," ungkapnya.

Ia pun juga meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengubah pola 'rajin' berangkat keluar daerah ‎yang rutin dilakukan.

Fadhil menilai, pola tersebut cenderung merugikan keuangan Negara tanpa menghasilkan output yang memberi kontribusi positif bagi kemajuan daerah.

"Kan bisa dilihat sendiri, ada (pejabat) yang baru pulang, sudah berangkat lagi. Hasil dari berangkatnya pun cenderung tidak ada," bebernya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help