'Kalau Ibu Saya Dibunuhnya, Saya Tidak Punya Siapa-siapa Lagi. Ayah Saya Sudah Pergi'

Bocah perempuan, panggil saja NJ (14) di Batuaji, Batam, yang telah dicabuli selama empat tahun oleh ayah tirinya menceritakan kepedihan hatinya.

'Kalau Ibu Saya Dibunuhnya, Saya Tidak Punya Siapa-siapa Lagi. Ayah Saya Sudah Pergi'
tribun batam
Fr (47), tersangka pencabulan terhadap anak tirinya saat diperiksa penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang, Senin (16/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bocah perempuan, panggil saja NJ (14) di Batuaji, Batam, yang telah dicabuli selama empat tahun oleh ayah tirinya menceritakan kepediahan hatinya.

Dia mengaku di keluarganya hanya dia yang menjadi korban kebejatan suami ibunya itu.

Bahkan, dia harus menerima pelecehan seksual itu sejak duduk di bangku SD hingga kini dia sudah SMP. 

Mirisnya lagi, sang ayah tiri tetap melampiaskan nafsunya kepada NJ ketika sang ibu sedang melahirkan.

Saat ditemui TRIBUNBATAM.id di Mapolresta Barelang, Selasa (17/4/2018), NJ, menceritakan dirinya adalah anak pertama dan mempunyai lima orang adik.

"Cuma saya saja yang di gitukan sama bapak. Adek saya semuanya laki-laki," sebutnya.

Dia menambahkan, ketika Fr melakukan perbuatan bejatnya, dirinya kerap melawan.

Namun apa daya, sang ayah selalu mengancam akan membunuh ibunya jika ia tidak mengikuti permintaan sang ayah tiri.

Baca: Takut Ibunya Dibunuh, Bocah Ini Simpan Derita Dicabuli Ayah Tiri Sejak SD bahkan Saat Ibunya Lahiran

Baca: Capek Pulang Kerja, Ibu Ini Dapati Putrinya Dicabuli. Kelakuan Bejat Suami selama 4 Tahun Terbongkar

"Kalau ibu saya di bunuhnya. Saya tidak punya siapa-siapa lagi. Ayah saya sudah meninggalkan saya dan gak tahu sekarang dimana keberadaanya," ungkapnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved