Sekali Beraksi Jambret Modus Gembos Ban Ini Bisa Dapatkan Uang Rp 18 Juta per Hari

Kapolsek mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, dalam sehari beraksi, paling sedikit penghasilannya kurang lebih Rp 18 juta

Sekali Beraksi Jambret Modus Gembos Ban Ini Bisa Dapatkan Uang Rp 18 Juta per Hari
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji (kanan) saat menginterogasi satu dari dua pelaku jambret (tengah) modus gembos ban yang sudah ditangkap 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua dari tiga pelaku jambret dengan modus gembos ban yang diringkus Kepolisan Polsek Sekupang, mengaku saat beraksi, penghasilannya paling sedikit kurang lebih capai Rp 18 juta, dan selebihnya di atas nilai tersebut.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji menuturkan, penyelidikan terhadap dua pelaku jambret yang sudah diamankan saat ini masih berlangsung.

Sejauh ini, dari pengakuan pelaku yakni HS (39) dan TS (34) saat beraksi, dalam sehari di beberapa titik lokasi, paling sedikit penghasilannya kurang lebih Rp 18 juta.

Baca: Unggah Foto Istri Siapkan Sarapan, Begini Mewahnya Ruang Makan Kediaman Andrey Taulany!

Baca: Taba Iskandar Terpilih Jadi Ketua Harley Davidson Club Indonesia Kepri. Ini Rencana Program Kerjanya

Baca: Taba Iskandar Terpilih Jadi Ketua Harley Davidson Club Indonesia Kepri. Ini Rencana Program Kerjanya

Sedangkan diatas dari nilai Rp 18 juta sudah sering mereka dapatkan saat beraksi.

"Penghasilan mereka itu tidak tanggung-tanggung sampai puluhan juta rupiah saat beraksi dalam satu hari di beberapa lokasi. Baik itu di wilayah Sagulung, Batuaji, sekupang dan lainya," kata Kapolsek, Selasa (17/4/2018).

Oji juga mengakui, ulah dua pelaku jambret dengan modus gembos ban ini lumayan sangat pintar.

Sebab di saat mereka beraksi, mereka menggunakan sendal dan besi payung yang diruncingkan pelaku. 

Besi yang sudah diruncingkan itu ditempelkan pada sendal, setelah itu, mereka melakukan aksinya di lampu merah dan menargetkan satu mobil mewah yang menjadi target mereka. 

Pelaku memepet mobil korbannya dan memasukkan sendal di bawah ban mobil korbannya.

Di saat paku itu sudah menempel pelaku mengikuti mobil korbannya hingga dimana berhenti dan mengalami bocor ban. 

"Nah ketika korbannya keluar mobil ingin memeriksa dan memperbaiki ban mobilnya, disaat itulah mereka beraksi dan mengambil barang korbannya,"katanya.(*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved